NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Ribuan warga memadati Bundaran Rusa, Nanga Bulik, Sabtu (11/7) malam, untuk menghadiri penutupan Grebeg Suro Lamandau 2026. Suasana semakin khidmat ketika ribuan obor elektrik dinyalakan serempak saat Noe Letto (Sabrang Mowo Damar Panuluh) membawakan lagu Sebelum Cahaya.
Penampilan Noe menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian Grebeg Suro Lamandau 2026 yang berlangsung selama empat hari dengan berbagai kegiatan seni, budaya, dan tradisi.
Selain tampil sebagai musisi, Noe juga menyampaikan refleksi kehidupan melalui kegiatan Ngaji dan Diskusi Budaya. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pesan tentang kemanusiaan, kebudayaan, dan spiritualitas yang disambut antusias oleh masyarakat.
Kegiatan penutupan turut dihadiri Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Rektor UIN.
Dalam sambutannya, Bupati Rizky Aditya Putra menegaskan bahwa Grebeg Suro bukan sekadar perayaan budaya, melainkan simbol persatuan masyarakat Lamandau yang hidup dalam keberagaman adat, suku, dan budaya.
"Bila kita tidak memiliki budaya, maka kita tidak memiliki identitas. Kami akan mengupayakan agar seluruh budaya yang ada di Kabupaten Lamandau dapat terwakili melalui kegiatan tahunan seperti ini," ujar Rizky.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan Grebeg Suro Lamandau 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan terus berkembang menjadi agenda budaya tahunan berskala lebih besar sekaligus menjadi daya tarik wisata yang dapat mengangkat nama Kabupaten Lamandau. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno