NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Lamandau menilai pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 berjalan memuaskan. Penilaian tersebut disampaikan Ketua Fraksi Gerindra, H. Rere Nor Edimansyah, dalam pemandangan umum fraksi pada rapat paripurna DPRD Lamandau, Selasa (23/6).
Menurut Rere, Pemerintah Kabupaten Lamandau mampu menjaga stabilitas keuangan daerah dan memastikan program pembangunan tetap berjalan sesuai rencana meskipun terjadi penurunan pendapatan transfer akibat tekanan fiskal nasional yang dipengaruhi kondisi global.
Fraksi Gerindra menilai keberhasilan tersebut terlihat dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 8,43 persen dibandingkan target yang telah ditetapkan. Selain itu, efisiensi anggaran dinilai berjalan efektif melalui pengurangan belanja pada sektor yang kurang prioritas dan pengalihan anggaran ke kebutuhan yang lebih mendesak.
Rere juga menyampaikan bahwa dari total belanja daerah sebesar Rp1,002 triliun, terdapat defisit sekitar Rp81,78 miliar. Namun, defisit tersebut dapat ditutupi melalui Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sehingga pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan normal tanpa hambatan berarti.
Dalam pemandangan umumnya, Fraksi Gerindra menegaskan bahwa pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan pada dasarnya ditujukan kepada masyarakat sebagai pemberi mandat kepada eksekutif dan legislatif. Karena itu, laporan pertanggungjawaban APBD merupakan bentuk akuntabilitas sekaligus kewajiban konstitusional dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Rere mengatakan laporan pertanggungjawaban APBD juga menjadi sarana evaluasi terhadap target dan capaian program pembangunan selama satu tahun anggaran.
“Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga menjadi momentum evaluasi bersama agar penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik,” ujarnya. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno