NANGA BULIK, Radarsampit.jawapos.com – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, memberikan dukungan penuh terhadap proses akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gusti Abdul Ghani Lamandau.
Langkah ini ditegaskan sebagai komitmen pemerintah daerah dalam mendongkrak mutu dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas.
Dalam penyampaiannya, Bupati menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian di atas kertas atau pemenuhan aspek administratif semata.
Baca Juga: Jumat Bersih Jadi Agenda Rutin Pemkab Lamandau
Lebih dari itu, momentum ini harus menjadi titik balik peningkatan standar pelayanan medis, fasilitas, hingga keramahan petugas kesehatan.
"Akreditasi ini adalah instrumen penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak, aman, dan bermutu tinggi. Kami mendukung penuh proses ini demi kemajuan RSUD Gusti Abdul Ghani," ujar Rizky Aditya Putra, kepada Wartawan, Kamis (18/6/2026).
Tidak hanya mendorong internal rumah sakit untuk berbenah, Bupati juga mengajak insan pers untuk ikut mengambil peran aktif. Ia meminta para jurnalis untuk mengawal dan memantau langsung jalannya pelayanan kesehatan di RSUD Gusti Abdul Ghani pasca-akreditasi.
Baca Juga: Jalan Lingkar Sudah Beroperasi, Warga Tagih Ketegasan Larangan Truk Besar Masuk Kota Sampit
Menurut Bupati, kehadiran pers sebagai pilar keempat demokrasi sangat dibutuhkan untuk memberikan fungsi kontrol yang objektif dan konstruktif.
"Media diharapkan dapat memotret kondisi riil di lapangan tanpa ada yang ditutupi dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan maupun apresiasi terhadap layanan rumah sakit," harapnya.
Menurutnya, Masukan dari awak media dapat dijadikan bahan evaluasi bagi manajemen RSUD untuk terus melakukan perbaikan.
Baca Juga: DPRD Palangka Raya Ingatkan Data Sensus Ekonomi 2026 Harus Aman dan Rahasia
"Saya meminta kawan-kawan pers untuk ikut memantau pelayanan di RSUD ini. Sampaikan jika ada yang kurang , dan beri masukan yang membangun. Kita ingin memastikan bahwa apa yang diakreditasi selaras dengan kenyataan yang dirasakan pasien setiap harinya," pinta Bupati.
Dengan adanya sinergi antara manajemen RSUD, pemerintah daerah, dan pengawasan dari insan pers, diharapkan RSUD Gusti Abdul Ghani dapat bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan yang prima, responsif, dan tepercaya.
"Apalagi dengan peningkatan kepercayaan masyarakat yang meningkat lebih dari 80 persen dan pendapatan BLUD RS yang mencapai lebih dari Rp 10 miliar lebih, saya yakin RSUD kita kedepan bisa bertransformasi menjadi jauh lebih baik," pungkasnya. (mex/fm)
Editor : Farid Mahliyannor