Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Manfaatkan Kemarau, Proyek Drainase Jalan DI Panjaitan Segera Dikerjakan

M
Penulis: M. Akbar❯
Jalan DI Panjaitan yang masuk dalam Proyek pembangunan drainase akhir Agustus 2026.  (Akbar/Radar Sampit)
Jalan DI Panjaitan yang masuk dalam Proyek pembangunan drainase akhir Agustus 2026. (Akbar/Radar Sampit)

Advertisement

 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Proyek pembangunan drainase di Jalan DI Panjaitan, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), segera memasuki tahap konstruksi sebagai upaya mengatasi banjir yang selama ini kerap terjadi di kawasan tersebut. Pekerjaan fisik ditargetkan mulai dilakukan pada akhir Agustus 2026 setelah seluruh tahapan persiapan rampung.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim, Mentana Dhinar Tistama, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Drainase Jalan DI Panjaitan, Satria Wijaya, mengatakan saat ini pekerjaan masih memasuki tahap persiapan material dan administrasi.

Advertisement

“Di lapangan belum ada pekerjaan fisik. Saat ini masih proses persiapan besi tulangan dan menunggu hasil pengujian material. Kegiatan terakhir yang dilakukan di lokasi adalah pengukuran detail pekerjaan,” ucapnya, Kamis (6/8).

Satria menjelaskan, pembangunan drainase akan dilakukan di dua sisi jalan. Pada sisi barat, pekerjaan dimulai dari Simpang Jalan Pelita menuju Pasar Sejumput hingga Jembatan Sungai Mentawa.

Sementara di sisi timur, pembangunan dilaksanakan dari Jembatan Sungai Mentawa melewati kawasan Masjid Pasar Sejumput hingga sekitar Rocket Chicken.

Advertisement

Menurutnya, proyek tersebut mendapat dukungan dari mayoritas warga karena dinilai mampu mengurangi genangan dan banjir yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat maupun pelaku usaha di kawasan tersebut.

“Ada pemilik beberapa toko yang sangat mendukung karena kawasan itu sering terdampak banjir. Mereka hanya meminta dibuatkan akses sementara selama proses penggalian berlangsung,” katanya.

Sebagai solusi, kontraktor akan menyediakan akses sementara berbahan kayu agar aktivitas masyarakat tetap berjalan selama pembangunan. Setelah proyek selesai, seluruh saluran drainase akan ditutup menggunakan penutup beton.

Saat ini, kontraktor juga masih menyelesaikan persiapan besi tulangan, termasuk proses penimbangan ulang material sebagai bagian dari administrasi pekerjaan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Wakil Bupati Kotim Ajak Warga Jaga Kebersihan Drainase

Wakil Bupati Kotim Ajak Warga Jaga Kebersihan Drainase

Wabup Kotim Irawati mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan saluran drainase di tengah cuaca ekstrem

Dua Hari Tanpa Hujan, Sejumlah Ruas Jalan di Sampit Masih Tergenang

Dua Hari Tanpa Hujan, Sejumlah Ruas Jalan di Sampit Masih Tergenang

Salah satu lokasi yang masih digenangi air berada di Jalan Walter Condrat, tepatnya di sekitar perempatan Jalan Walter Condrat

Hujan Semalaman, Titik-Titik Langganan Banjir Kembali Muncul di Sampit

Hujan Semalaman, Titik-Titik Langganan Banjir Kembali Muncul di Sampit

Hingga Selasa siang (9/6/2026) genangan air masih terlihat di beberapa ruas jalan utama. Kondisi tersebut membuat pengguna jalan hati-hati

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer