KOTAWARINGIN LAMA,radarsampit.jawapos.com-Semarak budaya dan nuansa kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 423 Kutaringin yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Karya Jaya, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (14/6).
Ribuan masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan salah satu perayaan bersejarah yang menjadi kebanggaan masyarakat Kutaringin.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra turut hadir di acara tersebut, didampingi Kepala Dinas PUPRPERKIMTAN Kabupaten Lamandau, Joni Ellen.Kehadirannya menjadi perhatian tersendiri, sekaligus mencerminkan eratnya hubungan antardaerah di Kalimantan Tengah yang terjalin melalui ikatan sejarah, budaya, dan persaudaraan.
Rangkaian peringatan diawali dengan pawai budaya yang berlangsung meriah. Beragam atraksi seni tradisional, busana adat, hingga kreasi peserta dari instansi pemerintah, perusahaan, sekolah, dan kelompok masyarakat tampil memukau. Antusiasme warga tampak begitu tinggi. Sepanjang rute pawai, masyarakat berjejer menyaksikan iring-iringan peserta yang menampilkan kekayaan budaya daerah yang tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
Baca Juga: Ribuan Warga Hadiri Tabligh Akbar Apdesi di Kotawaringin Lama
Rizky Aditya Putra turut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya HUT ke 423 Kutaringin yang berlangsung meriah dan penuh semangat persatuan. Ia juga turut berbaur dalam iring-iringan pawai bersama peserta dan masyarakat. Kehadiran serta partisipasinya dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pelestarian budaya sekaligus mempererat hubungan antardaerah di Kalimantan Tengah.
Bagi Rizky Aditya Putra, Kotawaringin Lama bukanlah daerah yang asing. Di balik kapasitasnya sebagai Bupati Lamandau, ia diketahui memiliki kedekatan emosional yang cukup kuat dengan wilayah tersebut. Selain karena kedua orang tuanya menetap di Kotawaringin Lama, ia juga memiliki usaha dan yayasan pendidikan di kawasan itu.
Tak heran, kehadirannya dalam peringatan HUT Kutaringin terasa lebih dari sekadar memenuhi undangan resmi pemerintahan, melainkan juga sebagai bentuk penghormatan terhadap daerah yang memiliki arti penting dalam perjalanan hidupnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng dan ramah tamah bersama seluruh tamu undangan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Memasuki usia ke-423 tahun, Kutaringin diharapkan terus tumbuh menjadi daerah yang maju, rukun, dan sejahtera, tanpa kehilangan jati diri serta kekayaan budaya yang menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. (mex/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama