Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dishub Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Ria Mekar Anggreany • Selasa, 5 Mei 2026 | 12:01 WIB

 

 Pemilihan pelajar pelopor keselamatan lalu lintas di Lamandau. (ria/radar sampit)
 Pemilihan pelajar pelopor keselamatan lalu lintas di Lamandau. (ria/radar sampit)

 

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Perhubungan menggelar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Senin (4/5). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Setda Lamandau, Triadi, yang mewakili Bupati Lamandau.

Triadi dalam sambutannya menegaskan bahwa keselamatan lalu lintas merupakan isu penting yang membutuhkan perhatian dan tanggung jawab bersama, termasuk dari kalangan pelajar sebagai generasi muda.

“Keselamatan lalu lintas merupakan isu penting yang memerlukan perhatian dan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data Kepolisian Republik Indonesia, faktor penyebab kecelakaan lalu lintas didominasi oleh faktor manusia sebesar 61 persen. Sementara itu, faktor prasarana dan lingkungan sebesar 30 persen, serta faktor kendaraan sebesar 9 persen.

Secara global, kecelakaan lalu lintas menyebabkan sekitar 1,35 juta kematian setiap tahun atau lebih dari 3.600 jiwa per hari. Di Indonesia, angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas mencapai sekitar 27 ribu jiwa per tahun.

Menurut Triadi, kelompok usia paling rentan mengalami kecelakaan adalah 15–19 tahun, yang merupakan usia pelajar. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berada pada masa pembentukan generasi penerus bangsa.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya menumbuhkan kesadaran, kedisiplinan, dan budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar. Program ini juga mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 52 Tahun 2020 tentang pemberian penghargaan kepada pelajar pelopor keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

“Para pelajar diharapkan tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga menjadi teladan dan menyebarluaskan nilai keselamatan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat,” kata Triadi.

Ia berharap peserta terpilih dapat menjadi pelopor, penggerak, sekaligus duta keselamatan lalu lintas untuk menekan angka kecelakaan di Kabupaten Lamandau.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamandau, Gustoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk budaya keselamatan lalu lintas di kalangan generasi muda melalui peningkatan pemahaman, disiplin, dan kepatuhan terhadap aturan.

“Kegiatan ini juga untuk mencetak pelajar sebagai duta pelopor keselamatan serta mendukung penurunan angka kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Gustoni menambahkan, kegiatan tersebut diikuti 12 pelajar perwakilan SMA, SMK, dan MAN sederajat di Kabupaten Lamandau. Peserta dipilih karena tingginya kerentanan kecelakaan pada kelompok usia 15–19 tahun.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar memiliki pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas serta mampu menjadi pelopor di lingkungan masing-masing. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#Dishub Lamandau #pelopor keselamatan lalu lintas