NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lamandau menggelar pelatihan pengembangan relawan PMI tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemampuan relawan dalam memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat.
Pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti sekitar 30 relawan dari berbagai generasi dan profesi. Peserta berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Lamandau, menunjukkan antusiasme tinggi untuk menjadi bagian dari garda terdepan aksi kemanusiaan.
Pengurus PMI Kabupaten Lamandau, dr. Norbeth, menjelaskan pelatihan ini merupakan salah satu program kerja PMI Lamandau yang fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. "Kami ingin memastikan relawan PMI Lamandau memiliki pengetahuan dan keterampilan memadai untuk memberikan pertolongan pertama secara efektif dan efisien," ujarnya.
Untuk memberikan materi pelatihan yang berkualitas, PMI Lamandau mendatangkan narasumber dari PMI Kabupaten Kotawaringin Barat. Para narasumber berpengalaman memberikan materi penting, mulai dari pengetahuan dasar anatomi tubuh manusia, resusitasi jantung paru (RJP), hingga penanganan luka dan patah tulang.
Peserta pelatihan juga memperoleh keterampilan praktis tentang tata cara memberikan pertolongan pertama secara tepat, cepat, dan sederhana. Mereka dilatih melakukan penilaian kondisi korban, memberikan pertolongan sesuai prioritas, dan melakukan evakuasi korban dengan aman.
Norbeth menekankan pentingnya pengetahuan yang benar dalam memberikan pertolongan pertama. "Menolong orang dalam kondisi darurat tidak bisa sembarangan. Jika tidak memiliki ilmu cukup, justru bisa membahayakan penolong, korban, maupun lingkungan sekitar," tegasnya.
Melalui pelatihan ini, PMI Lamandau berharap dapat meningkatkan jumlah relawan yang terlatih dan siap siaga memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat. PMI juga mengajak masyarakat untuk bergabung menjadi relawan dan berkontribusi dalam aksi kemanusiaan.
"Kegiatan seperti ini akan rutin kita laksanakan setiap tahunnya. Semoga PMI Lamandau menjadi lebih baik lagi," harap dr. Norbeth. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno