NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Lamandau mengikuti Workshop Public Speaking yang digelar pada Sabtu (4/10).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi para pendidik dalam membangun kepercayaan diri dan menciptakan suasana belajar yang efektif.
Mengusung tema “Melalui Pembelajaran Public Speaking Kita Tingkatkan Kemampuan Komunikasi untuk Membangun Jejaring”, kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Lamandau.
Sekretaris Daerah Lamandau, Irwansyah, yang hadir mewakili Bupati membuka kegiatan tersebut di Aula Bappedalitbang. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kemampuan berbicara di depan umum bagi tenaga pendidik.
“Public speaking bukan sekadar menyampaikan kata-kata, tetapi seni membangun kepercayaan dan komunikasi yang efektif. Guru yang percaya diri akan memancarkan energi positif dan menjadi teladan bagi siswanya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa guru perlu mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang menuntut keterbukaan dan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keterampilan komunikasi menjadi modal penting dalam membangun jejaring pendidikan yang kuat.
“Dengan komunikasi yang baik, guru dapat menjalin interaksi yang efektif dengan siswa, orang tua, dan masyarakat,” tambah Irwansyah.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Lamandau, Norol Latifah Rizky Aditya Putra, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang terus mendukung kemajuan PAUD melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan kompetensi guru.
“Guru PAUD adalah pondasi pertama dalam pembentukan karakter anak. Kemampuan public speaking sangat penting agar mereka dapat menyampaikan materi secara menyenangkan, inspiratif, dan mudah dipahami,” ujarnya.
Norol Latifah juga mendorong para pendidik untuk berani tampil di depan publik dan terus mengembangkan diri.
“Guru yang percaya diri akan menjadi inspirasi bagi anak-anak. Saya harap workshop ini menjadi penyemangat bagi para guru untuk terus belajar dan berinovasi,” tutupnya. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno