Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Perayaan Hari Jadi Kabupaten Lamandau dan HUT RI Tahun Ini Digelar Secara Berbeda, Ribuan Orang Hadir

Ria Mekar Anggreany • Selasa, 26 Agustus 2025 | 07:02 WIB
Tuan Guru KH. Muhammad Zhofaruddin (Guru Udin) didampingi Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengisi acara tabligh akbar di Masjid Baiturrahman Jalan Batu Batanggui, Kecamatan Bulik, Lamandau
Tuan Guru KH. Muhammad Zhofaruddin (Guru Udin) didampingi Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengisi acara tabligh akbar di Masjid Baiturrahman Jalan Batu Batanggui, Kecamatan Bulik, Lamandau

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Lamandau dan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Lamandau menggelar Tabligh Akbar di Masjid Baiturrahman, Nanga Bulik, pada Minggu (24/8) malam.

Berbeda dari perayaan sebelumnya yang kerap diwarnai hiburan dan pesta meriah, tahun ini Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra memilih pendekatan religius dengan menghadirkan ulama kharismatik, Tuan Guru KH. Muhammad Zhofaruddin atau yang akrab disapa Guru Udin, dari Samarinda, Kalimantan Timur. 

Kegiatan yang dihadiri ribuan jamaah dari Nanga Bulik dan sekitarnya ini diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an dan sholawat. Suasana khidmat menyelimuti seluruh area masjid yang dipadati masyarakat yang antusias mengikuti siraman rohani. 

Dalam sambutannya, Bupati Rizky mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas berbagai pencapaian Kabupaten Lamandau dan sebagai upaya spiritual agar daerah dan bangsa ke depan semakin diberkahi. 

"Usia 23 tahun ini menjadi momentum bagi kita untuk semakin solid dan bekerja keras membangun Lamandau yang kita cintai. Saya berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Lamandau dapat terus kita jaga dan tingkatkan," ujarnya.

Bupati juga berbagi pengalaman pribadinya yang menyentuh. Ia mengenang momen tiga tahun lalu saat bersilaturahmi ke rumah Guru Udin dan memohon doa restu untuk maju sebagai anggota DPR RI. Namun, menurutnya, kala itu sang guru justru menyampaikan bahwa dirinya akan menjadi bupati.

"Saya ingat saat sahur di rumah beliau tiga tahun lalu. Beliau mengatakan saya akan jadi bupati, padahal saya belum membayangkan hal itu. Namun ternyata benar, bukan ke DPR RI, saya justru diberi amanah sebagai Bupati Lamandau," kenangnya. 

Puncak acara diisi dengan tausiah oleh Guru Udin, yang mengajak umat Islam untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperbanyak bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari perbuatan yang dapat merusak kerukunan sosial.

"Mari kita jadikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Lamandau ini sebagai momen introspeksi diri dan peningkatan kualitas sebagai umat beriman. Dengan iman dan takwa yang kuat, insyaallah kita dapat membangun Lamandau yang lebih baik dan sejahtera," pesan Guru Udin.

Acara Tabligh Akbar ini menjadi penutup rangkaian kegiatan spiritual dalam rangka peringatan hari besar daerah dan nasional di Kabupaten Lamandau. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#lamandau #Guru Udin dan Guru Jamal #tablig akbar