Bupati Seruyan Gelar Safari Ramadan, Salurkan Bantuan Rp 500 Juta dan Janjikan Perbaikan Fasilitas Ibadah
M. Rifani Dewantara• Rabu, 25 Februari 2026 | 20:46 WIB
Bupati Seruyan menyerahkan bantuan di Masjid Mujahidin, Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu.
KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda memulai rangkaian Safari Ramadan 2026 dengan kunjungan ke sejumlah kecamatan, termasuk Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, dan Rantau Pulut, Kecamatan Seruyan Tengah, pada Senin (23/2) dan Selasa (24/2).
Di Masjid Mujahidin, Desa Tumbang Manjul, puluhan warga berkumpul untuk berbuka puasa bersama bupati. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Seruyan Hulu dan Suling Tambun, agar perencanaan pembangunan sejalan dengan kondisi riil di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin bersilaturahmi sekaligus mendengar langsung kebutuhan dan harapan masyarakat,” ujar Ahmad Selanorwanda.
Safari Ramadan kali ini juga menjadi momen istimewa bagi bupati, karena tepat pada hari pertama Ramadan tahun lalu, ia resmi menjabat sebagai Bupati Seruyan.
Dalam kesempatan ini, pemerintah daerah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Seruyan menyalurkan bantuan sosial senilai Rp 500 juta. Bantuan ditujukan bagi guru mengaji, pengurus masjid, para mualaf, dan kaum dhuafa.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalani ibadah di bulan suci,” tambahnya.
Keesokan harinya, Safari Ramadan dilanjutkan ke Rantau Pulut, Kecamatan Seruyan Tengah. Bupati menegaskan komitmennya memperkuat sektor keagamaan dengan perhatian khusus terhadap fasilitas ibadah dan kesejahteraan guru ngaji.
Ia merespons laporan terkait kondisi Masjid Al-Huda yang membutuhkan perbaikan, termasuk toilet dan tempat wudhu. Tim teknis Dinas PUPR akan segera melakukan pengukuran dan menghitung anggaran perbaikan.
“Insyaallah tahun ini atau secepatnya perbaikan bisa dilakukan demi kenyamanan dan kebersihan. Itu menjadi prioritas,” jelasnya.
Selain itu, Ahmad Selanorwanda membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan yang masih kurang dan menekankan bahwa arah kebijakan daerah harus sejalan dengan kebutuhan rakyat.
Ia juga meminta doa dan dukungan agar pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda, termasuk kepolisian, TNI, dan kejaksaan, dapat menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Safari Ramadan di Rantau Pulut ditutup dengan penyaluran sarung dan peci secara simbolis kepada pengurus masjid serta ceramah agama.
Bupati menargetkan Safari Ramadan tidak hanya memperkuat ukhuwah, tetapi juga memastikan pembangunan daerah berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok.
“Semua kita lakukan dalam rangka melayani masyarakat dan mewujudkan Seruyan yang lebih maju serta sejahtera dari waktu ke waktu,” tegasnya.