Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Awal Tahun 2026, BKSDA Terima Tiga Laporan Kemunculan Orangutan 

Usay Nor Rahmad • Senin, 12 Januari 2026 | 11:03 WIB
Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah saat berdialog dengan warga di sekitar lokasi kemunculan orangutan di Jalan Soekarno Sampit. (Dok.BKSDA Resort Sampit)
Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah saat berdialog dengan warga di sekitar lokasi kemunculan orangutan di Jalan Soekarno Sampit. (Dok.BKSDA Resort Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Awal tahun 2026, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit menerima sejumlah laporan terkait kemunculan orangutan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.

Kepala BKSDA Resort Sampit, Muriansyah, mengatakan laporan tersebut masuk dari masyarakat yang melihat orangutan di tiga lokasi berbeda, yakni di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 29, Kecamatan Mentaya Baru Ketapang, Jalan Soekarno kawasan Lingkar Selatan, serta wilayah Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi.

“Awal Januari ini kami menerima laporan adanya kemunculan orangutan di tiga lokasi tersebut,” ujar Muriansyah, Senin (12/1/2026).

Namun, ia menjelaskan bahwa hingga saat ini belum dilakukan evakuasi maupun penanganan lanjutan, lantaran laporan yang diterima tidak bersamaan dengan keberadaan satwa di lokasi.

“Ketika petugas hendak melakukan pengecekan, orangutannya sudah tidak ada. Laporannya baru masuk beberapa hari setelah kemunculan,” jelasnya.

Muriansyah juga mengungkapkan, pada saat kemunculan orangutan dilaporkan, dirinya sedang berada di luar kota sehingga respons di lapangan tidak bisa dilakukan secara langsung.

Meski demikian, BKSDA memastikan bahwa dua dari tiga lokasi tersebut bukan wilayah baru bagi kemunculan orangutan. Menurutnya, kawasan Jalan Soekarno Lingkar Selatan dan Desa Kandan pernah dilakukan pengecekan dan observasi oleh petugas pada tahun sebelumnya.

“Lokasi di Desa Kandan dan di Jalan Soekarno itu sudah pernah kami cek dan observasi tahun lalu,” katanya.

BKSDA Resort Sampit mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika kembali melihat keberadaan orangutan, terutama bila satwa tersebut berada dekat dengan permukiman, agar langkah pengamanan dan mitigasi konflik satwa liar dapat dilakukan lebih cepat. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#Orangutan #bksda #kotim #kalteng