KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Upaya Pemkab Seruyan menekan stunting dan memperkuat ketahanan pangan kembali ditegaskan melalui kegiatan Koordinasi dan Sosialisasi Promosi Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Tahun Anggaran 2025 yang digelar Dinas Ketahanan Pangan di Kuala Pembuang, Jumat (5/12/2025).
Kegiatan yang dibuka Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Sukardi itu, dihadiri jajaran Dinas Ketahanan Pangan, Ketua TP-PKK Seruyan, Ketua DWP Seruyan, para narasumber, insan pers, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Sukardi menegaskan, sosialisasi B2SA merupakan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menurunkan angka stunting di Seruyan.
”Pangan sehat itu tidak harus mahal. Banyak bahan pangan lokal yang sebenarnya sangat bernutrisi jika kita mampu memanfaatkannya, termasuk dari pekarangan rumah sendiri,” ujarnya.
Sukardi juga menyoroti peran sentral ibu sebagai pengatur menu keluarga. Edukasi gizi dan pola konsumsi yang tepat dinilai sangat penting dalam membentuk keluarga yang sehat.
Dia mengajak masyarakat membiasakan pola makan sesuai prinsip Isi Piringku B2SA, yakni 1/3 makanan pokok, 1/3 sayuran, 1/6 lauk pauk, dan 1/6 buah-buahan.
”Pola tersebut diyakini mampu membentuk generasi yang lebih sehat, aktif, dan produktif menuju Generasi Emas 2045,” katanya.
Sukardi berharap peserta dapat menyerap seluruh materi dari narasumber dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. (rdw/ign)
Editor : Gunawan.