SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Kabupaten Sukamara, Tim Ekspedisi Patriot menggelar Lokakarya Pemaparan Hasil Temuan Riset di Kawasan Transmigrasi Pulau Nibung. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Sukamara, Selasa (2/12).
Wakil Bupati Sukamara Nur Efendi saat membuka kegiatan mengatakan bahwa lokakarya ini menjadi momentum penting untuk menelaah capaian pembangunan, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan peluang strategis di salah satu kawasan prioritas Kabupaten Sukamara. Ia menyebut kehadiran Tim Ekspedisi Patriot bukan sekadar rangkaian kegiatan observasi.
“Ini adalah ikhtiar ilmiah yang dilakukan secara sistematis, objektif, dan komprehensif guna menghadirkan gambaran faktual mengenai kondisi sosial, ekonomi, lingkungan, serta potensi pengembangan wilayah,” ujar Nur Efendi.
Menurutnya, riset memiliki nilai strategis dalam memperkuat basis data pembangunan daerah. Meski berbagai program telah dilaksanakan, pembaruan data dan analisis mendalam tetap diperlukan agar kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran.
Optimalisasi potensi kawasan transmigrasi melalui inovasi, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat dinilai menjadi arah pembangunan yang ingin diwujudkan.
“Pembangunan tidak bisa berdiri sendiri. Ia harus dibangun atas dasar kemitraan. Pemerintah daerah menyediakan kebijakan dan dukungan teknis, sementara perguruan tinggi menghadirkan riset dan inovasi,” jelasnya.
Nur Efendi menambahkan, pembangunan kawasan transmigrasi harus mengedepankan pendekatan terintegrasi, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran kajian ilmiah diharapkan dapat menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan yang semakin tepat.
“Saya mengimbau kepala dinas, camat, lurah, dan kepala desa yang hadir untuk memanfaatkan forum ini sebaik-baiknya. Masukan konstruktif yang disampaikan akan sangat menentukan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sukamara ke depan,” pungkasnya. (fzr/yit)
Editor : Heru Prayitno