SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Ketinggian genangan air yang terus menurun hingga 25 sentimeter sejak mencapai titik tertinggi, membuat sebagian warga yang sempat mengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing.
Proses pemulangan dan evakuasi barang milik warga turut dibantu oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukamara.
"Genangan tertinggi sempat mencapai 197 sentimeter berdasarkan alat ukur Tinggi Muka Air (TMA), dan menyebabkan sejumlah rumah warga di sekitar bantaran sungai terendam. Saat ini, ketinggian air sudah turun menjadi 172 sentimeter, atau berkurang sekitar 25 sentimeter," ujar Kepala Satuan Pelaksana (Satlak) BPBD Sukamara, Supandi, saat dikonfirmasi pada Senin (6/10).
Supandi menjelaskan, saat ini petugas BPBD masih membantu warga yang sebelumnya mengungsi ke rumah kontrakan maupun tempat penampungan sementara di Kompleks Ruko Koramil Sukamara untuk kembali ke kediaman masing-masing.
"Dengan semakin menurunnya ketinggian muka air, kami berharap wilayah yang s zebelumnya terdampak dapat segera pulih dan tidak lagi tergenang. Sehingga aktivitas warga bisa kembali berjalan normal," tambahnya.
Ia menyebutkan, beberapa warga yang mengungsi di Ruko Koramil telah dipulangkan ke rumah mereka di Kelurahan Padang, termasuk warga dari Desa Pudu.
Meski masih terdapat genangan di wilayah Kelurahan Padang dan Mendawai, kondisi air dilaporkan sudah jauh lebih surut dibanding sebelumnya. (fzr/yit)
Editor : Heru Prayitno