Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kobar Masih Berpotensi Hujan Lebat, Banjir Tetap Menjadi Ancaman

Koko Sulistyo • Selasa, 10 Desember 2024 | 05:15 WIB
Ilustrasi hujan / Jawa Pos
Ilustrasi hujan / Jawa Pos

PANGKALAN BUN,radarsampit.jawapos.com - Meski debit air di Sungai Arut dan Sungai Lamandau mengalami penurunan, namun Kabupaten Kotawaringin Barat masih berpotensi terjadi hujan lebat yang dapat meningkatkan tinggi permukaan air di sungai.

Potensi hujan lebat tersebut masih menjadi ancaman terjadinya banjir, untuk diketahui saat ini air yang semula menggenangi rumah dan halaman penduduk di sejumlah kecamatan sudah mulai surut meski belum sepenuhnya mengering.

Prakirawan Cuaca BMKG Kotawaringin Barat, Eko Yulianto Nugroho mengungkapkan, diperkirakan dalam sepekan ke depan berpotensi hujan dengan intensitas ringan-sedang pada siang hingga menjelang malam hari di Kotawaringin Barat. Dan saat ini terpantau hujan lebat di daerah utara (sekitar Nanga Bulik) Kabupaten Lamandau.

"Untuk di Kobar hari ini sudah mulai reda, kalau pantauan satelit yang masih hujan di sebelah utara yaitu di Mendawai Seberang arah Kotawaringin Lama," terangnya, Senin (09/12/2024).

Diterangkannya, bahwa saat ini sedang musim hujan. Pengertian musim hujan adalah ketika curah hujan bulanan sama atau lebih dari 150 mm/bulan.

Tetapi dalam musim hujan pasti ada variasinya, terkadang  curah hujan rendah kadang curah hujan tinggi tergantung dari fenomena cuaca yang terjadi. 

Lanjut dia, misalnya adanya la nina dapat mengurangi curah hujan atau sebaliknya elnino dapat meningkatkan curah hujan. Saat ini ada beberapa fenomena yang membuat seminggu kedepan curah hujannya tinggi yaitu Indeks Surge yang signifikan, Madden-Julian Oscilation yang aktif dan adanya pola angin siklonik di bagian utara Kalimantan.

"Sesuai dengan prakiraan cuaca mingguan, agar masyarakat secara umum tetap waspada terhadap potensi risiko hidrometeorologi, patuhi arahan dari pihak yang berwenang dan terus memantau melalui kanal resmi BMKG," pungkasnya. (tyo/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#potensi banjir #musim hujan #cuaca