SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – RSUD dr Murjani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendukung pelayanan kesehatan bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyediakan peralatan oksigen untuk Public Safety Center (PSC).
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Murjani Sampit dr Candra Eriyanto mengatakan, pihaknya telah membantu menyediakan konsentrator oksigen dan masker oksigen untuk menunjang pelayanan di PSC.
“Untuk oksigen, kami siapkan. Kemarin RSUD Murjani juga membantu alat seperti konsentrator oksigen dan masker oksigen yang diminta untuk mendukung pelayanan di PSC,” ujar Candra.
Menurutnya, warga yang mengalami sesak napas dapat memperoleh penanganan awal di puskesmas maupun PSC yang beroperasi selama 24 jam. Penanganan disesuaikan dengan kondisi kesehatan pasien.
Pasien yang mengalami sesak napas akan mendapatkan penanganan awal, termasuk pemberian oksigen. Jika kondisinya membaik, pasien dapat pulang. Namun, apabila keluhan tidak tertangani, pasien akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Kalau memang sesaknya tidak bisa ditangani di puskesmas atau di PSC, biasanya dirujuk ke IGD. Namun, kalau kondisinya membaik setelah diberikan oksigen, pasien bisa pulang,” jelasnya.
Candra menambahkan, pasien yang membutuhkan pemeriksaan atau tindakan lanjutan dapat dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD) RSUD dr Murjani. Dukungan peralatan oksigen di PSC tersebut merupakan bagian dari upaya rumah sakit menunjang pelayanan kesehatan di luar fasilitas rumah sakit.
Meski demikian, Candra mengaku belum memiliki data pasti mengenai jumlah warga yang memanfaatkan fasilitas rumah oksigen setiap hari maupun selama satu bulan terakhir.
Ia berharap, ketersediaan fasilitas oksigen dapat membantu warga memperoleh pertolongan awal sesuai kebutuhan, terutama di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla. Pasien yang memerlukan penanganan lebih lanjut diharapkan dapat segera dirujuk ke rumah sakit. (yn/yit)
Editor : Heru Prayitno