Senja di Tepian Sungai Mentaya masih Ramai Dinikmati Meski Kadang Berkabut

Brima Putra • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 22:35 WIB
Warga saat nongkrong di salah satu cafe yang ada di tepian Sungai Mentaya, Sampit, ketika sore hari menjelang senja, baru-baru tadi. (brima/radarsampit)
Warga saat nongkrong di salah satu cafe yang ada di tepian Sungai Mentaya, Sampit, ketika sore hari menjelang senja, baru-baru tadi. (brima/radarsampit)

radarsampit.jawapos.com-Sore hari menjadi waktu yang paling dinantikan sebagian warga Kotawaringin Timur (Kotim), terutama Kota Sampit. Tepian Sungai Mentaya menjadi salah satu tempat favorit untuk menikmati suasana sore sambil melihat indahnya matahari terbenam.

Tak hanya panorama senja, aktivitas kapal-kapal besar yang melintas di Sungai Mentaya juga menjadi daya tarik tersendiri. Pemandangan tersebut membuat suasana sore terasa semakin menyenangkan.

Salah seorang warga, Usup, mengatakan dirinya hampir setiap sore menyempatkan diri datang ke tepian sungai untuk melepas penat setelah bekerja.

“Sering kesini pang olon, menghabisi senja abis bulik begawi. Selain menikmati kopi, bagus banar melihat matahari terbenam, melihat aktivitas kapal-kapal besar lalu lalang jua maolah pikiran jadi makin tenang,” ujar Usup saat diwawancarai Radar Sampit.

Menurutnya, menikmati kopi sambil memandang Sungai Mentaya menjadi cara sederhana untuk menghilangkan rasa lelah setelah seharian beraktivitas.

Baca Juga: Wajah Baru Nur Mentaya: Destinasi Favorit Warga Sampit Berburu Keringat Jelang Senja!

Ramai Anak Muda Nongkrong

Pantauan Radar Sampit pada sore itu juga terlihat sejumlah warga dan anak muda memilih menghabiskan waktu di kawasan tepian Sungai Mentaya yang berada di wilayah Baamang.

Salah satu kafe yang sedang hits di kawasan tersebut tampak ramai dikunjungi. Pengunjung datang bersama teman maupun keluarga, sekadar nongkrong, menikmati kopi, berbincang, sekaligus menyaksikan matahari perlahan tenggelam di ufuk barat.

Suasana semakin menarik ketika kapal-kapal besar terlihat lalu lalang di tengah Sungai Mentaya. Aktivitas sungai yang cukup padat justru menjadi pemandangan tersendiri bagi warga yang sedang menikmati sore.

Bagi warga Kotim, menikmati senja di tepian Sungai Mentaya bukan sekadar nongkrong. Secangkir kopi, pemandangan matahari terbenam, dan lalu lalangnya kapal di sungai menjadi hiburan sederhana yang mampu membuat pikiran lebih tenang. (rm-108/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
daya tarik sungai mentaya Senja sore nongkrong