Maulid Nabi, Irawati Ingatkan Pentingnya Meneladani Rasulullah

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 20:59 WIB

 

CERAMAH: Ustadz Muhari Keren atau yang lebih dikenal dengan sapaan Guru Muha memberikan tausiyah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid Agung Wahyu Al Hadi Sampit, Selasa (8/9/2026). FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT
CERAMAH: Ustadz Muhari Keren atau yang lebih dikenal dengan sapaan Guru Muha memberikan tausiyah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid Agung Wahyu Al Hadi Sampit, Selasa (8/9/2026). FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid Agung Wahyu Al Hadi Sampit menjadi momentum bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk memperkuat persaudaraan, toleransi, dan kepedulian sosial.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kotim Irawati saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (8/9/2026).

Ia mengingatkan, Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Baca Juga: Pelajar Kotim Tak Perlu ke Kantor Disdukcapil, Rekam e-KTP Dilayani di Sekolah

“Momentum ini hendaknya menjadi kesempatan bagi kita semua untuk meneladani akhlak, kepemimpinan, kesabaran, kejujuran dan kasih sayang Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” kata Irawati.

Menurutnya, nilai keimanan, persaudaraan, keadilan, dan kepedulian yang dicontohkan Rasulullah tetap relevan dalam kehidupan bermasyarakat maupun pemerintahan. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah Wathaniyah, dan ukhuwah Insaniyah.

Irawati juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kotim. Perbedaan agama, suku, budaya, dan latar belakang sosial hendaknya menjadi kekuatan untuk membangun daerah.

Baca Juga: Kotim Perluas Akses Pembiayaan untuk Pelaku UMKM

“Jangan sampai perbedaan menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini,” ujarnya.

Ia turut mengajak masyarakat dan ASN meningkatkan kepedulian sosial, gotong royong, serta saling membantu. Khusus generasi muda, Irawati berpesan agar Rasulullah SAW dijadikan teladan dalam membangun karakter, meningkatkan ilmu, menjaga pergaulan, dan mempersiapkan diri sebagai generasi penerus yang berakhlak mulia.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi mampu mendorong masyarakat mengamalkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. (yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
maulid nabi Masjid Wahyu Al Hadi sampit nabi muhammad saw ceramah