SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membuka peluang memperluas kerja sama dengan PT Pegadaian dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta memperkuat perekonomian masyarakat.
Peluang kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi jajaran Pegadaian bersama Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotim Umar Kaderi di ruang kerja Sekda Kotim, Senin (7/9).
Pertemuan itu dihadiri Deputi Pegadaian Area Banjarmasin, Pimpinan Cabang Pegadaian Sampit, serta jajaran manajemen pemasaran.
Baca Juga: Hujan Lebat Guyur Palangka Raya, Asa Baru Padamkan Karhutla
Umar mengatakan, sinergi dengan lembaga jasa keuangan diharapkan tidak hanya sebatas penyediaan layanan pembiayaan. Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Menurutnya, akses terhadap layanan keuangan yang mudah dan terjangkau dapat membantu masyarakat, termasuk pelaku UMKM, dalam mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
“Pemkab Kotim berharap sinergi ini dapat menghadirkan solusi keuangan yang semakin inklusif dan terjangkau bagi masyarakat, termasuk dukungan bagi pelaku UMKM lokal agar dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujar Umar.
Baca Juga: Bukan Sekadar Flexing, Ini Ciri-ciri yang Sering Dikaitkan dengan 'Orang Have'
Ia menilai, semakin terbukanya akses pembiayaan juga harus diimbangi dengan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan. Dengan begitu, berbagai fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara tepat untuk kegiatan produktif dan pengembangan usaha.
Umar berharap kerja sama yang dibangun ke depan dapat memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Pegadaian diharapkan tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kotim memperluas sinergi dengan dunia usaha dan lembaga keuangan. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk membangun ekosistem ekonomi daerah yang lebih kuat, inklusif, dan membuka ruang lebih luas bagi masyarakat untuk berkembang. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor