24 Jam 719 Hotspot Terdeteksi di Kotim, Mentaya Hilir Selatan Terbanyak

Usay Nor Rahmad • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:57 WIB
Kebakaran hutan dan lahan merambah ke kebun kelapa sawit milik warga di wilayah Desa Bapingang Hulu, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (18/8/2026). (Damkar Pos Sektor Samuda)
Kebakaran hutan dan lahan merambah ke kebun kelapa sawit milik warga di wilayah Desa Bapingang Hulu, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (18/8/2026). (Damkar Pos Sektor Samuda)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Sebanyak 719 titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam 24 jam terakhir.

Data yang diakses Rabu (19/8/2026) pukul 16.00 WIB itu menunjukkan sebaran titik panas terjadi di hampir seluruh kecamatan.

Dari total tersebut, sebanyak 630 titik memiliki tingkat kepercayaan menengah atau 30 hingga 79 persen. Kemudian 70 titik masuk kategori kepercayaan tinggi dengan tingkat kepercayaan minimal 80 persen, sedangkan 19 titik lainnya berada pada kategori rendah.

Kecamatan Mentaya Hilir Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak. Tercatat 272 titik panas, terdiri dari enam titik kategori rendah, 228 titik menengah, dan 38 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Baamang berada di posisi kedua dengan 128 hotspot. Rinciannya empat titik kategori rendah, 112 titik menengah, dan 12 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Sementara itu, Mentawa Baru Ketapang tercatat memiliki 91 hotspot. Sebanyak 89 titik berada pada tingkat kepercayaan menengah dan dua titik masuk kategori tinggi.

Kecamatan lainnya yang mencatatkan jumlah hotspot cukup tinggi yakni Teluk Sampit sebanyak 59 titik, Kota Besi 46 titik, Mentaya Hilir Utara 41 titik, dan Seranau 19 titik.

Selanjutnya, Bukit Santuai mencatat 18 titik, Telawang 15 titik, Parenggean 11 titik, serta Antang Kalang, Mentaya Hulu, dan Pulau Hanaut masing-masing lima titik.

Titik panas juga terpantau di Tumbang Manya sebanyak tiga titik. Sementara Telaga Antang, Cempaga, dan Kuluk Telawang masing-masing mencatat dua titik.

Dari 70 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi di Kotim, Mentaya Hilir Selatan menyumbang jumlah terbanyak dengan 38 titik. Disusul Baamang dengan 12 titik dan Teluk Sampit dengan delapan titik.

Data hotspot tersebut menjadi indikator adanya potensi kebakaran di suatu wilayah. Namun, keberadaan hotspot perlu diverifikasi di lapangan untuk memastikan apakah benar merupakan kejadian kebakaran. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
Hotspot Kotim karhutla kotim mentaya hilir selatan