Cegah Paparan Konten Negatif, Pelajar Kotim Diperkuat Literasi Digital

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 08:40 WIB
Foto: Kepala Diskominfo Kotim Cok Orda Putra Legawa
Foto: Kepala Diskominfo Kotim Cok Orda Putra Legawa

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan langkah untuk memperkuat edukasi pemanfaatan media sosial secara bijak, khususnya di kalangan pelajar.

Kepala Diskominfo Kotim Cok Orda Putra Legawa mengatakan, media sosial dapat menjadi ruang untuk menyebarkan informasi positif. Namun, platform tersebut juga berpotensi menjadi pintu masuk paparan konten negatif hingga paham radikalisme.

Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kemampuan memilah informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya. Edukasi dinilai penting agar penggunaan media sosial tidak hanya berorientasi pada hiburan, belanja daring, atau aktivitas konsumtif lainnya.

Baca Juga: 70 Paskibraka Kotim Siap Kibarkan Merah Putih di HUT RI ke-81

Pria yang akrab disapa Coky itu menyebut, data yang ada menunjukkan sekitar 34 persen penggunaan media sosial dimanfaatkan untuk hal-hal positif. Selebihnya banyak digunakan untuk hiburan, belanja daring, maupun mencari informasi.

“Bagaimana dapat mengedukasi masyarakat dalam pemanfaatan media sosial secara lebih bijak,” ujar Cok.

Karena itu, menurutnya, orang tua, sekolah, dan pemerintah memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman mengenai penggunaan media sosial yang sehat dan bertanggung jawab.

Baca Juga: Kejati Telusuri Klaster dalam Dugaan Tipikor Dana HIbah Pilkada 2023/2024 di KPU Kotim

Ke depan, Diskominfo Kotim berencana kembali menyasar lingkungan sekolah melalui program edukasi. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat literasi digital, khususnya pemahaman mengenai cara bermedia sosial secara bijak di kalangan pelajar.

Dengan edukasi sejak dini, para pelajar diharapkan mampu menjadi pengguna media sosial yang lebih kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menerima maupun menyebarkan informasi. (yn/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
edukasi kominfo literasi pelajar media sosial