Halikinnor: Bangun SDM Kotim Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 20:13 WIB

 

SEKOLAH RAKYAT: Bupati Kotim Halikinnor didampingi Ketua TP-PKK Kotim Khairiah Halikinnor, Wabup Kotim Irawati, unsur Forkopimda lainnya saat menghadiri Open House dan Pra-MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kotim, belum lama tadi. FOTO: DOK.YUNI/RADAR SAMPIT
SEKOLAH RAKYAT: Bupati Kotim Halikinnor didampingi Ketua TP-PKK Kotim Khairiah Halikinnor, Wabup Kotim Irawati, unsur Forkopimda lainnya saat menghadiri Open House dan Pra-MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kotim, belum lama tadi. FOTO: DOK.YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong keterlibatan seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, pembangunan SDM tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan sekolah. Peran keluarga, dunia usaha dan masyarakat juga sangat diperlukan.

“Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Sekolah tidak dapat bekerja sendiri. Orang tua pun tidak mungkin memikul tanggung jawab itu sendirian,” kata Halikinnor.

Baca Juga: Pawai Pembangunan HUT RI di Kotim Dibuka untuk Umum, Pendaftaran Gratis!

Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kemajuan daerah. Pembangunan SDM harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.

Ia menegaskan, kualitas SDM tidak hanya diukur dari kemampuan akademik. Pendidikan juga harus membentuk karakter, menanamkan nilai moral dan kebangsaan, serta meningkatkan kepedulian sosial peserta didik.

“Kemajuan yang sesungguhnya ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Kualitas itu hanya dapat dibangun melalui pendidikan yang mampu membentuk karakter, mengembangkan kompetensi, serta menanamkan nilai moral, kebangsaan, dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Baca Juga: Gambut Panas Jadi Ancaman, Irawati Ingatkan Petugas Karhutla Utamakan Keselamatan

Halikinnor menyebut sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, satuan pendidikan, keluarga, dunia usaha dan masyarakat menjadi fondasi untuk menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif dan berkeadilan.

“Ketika pemerintah, sekolah, keluarga, dunia usaha, dan masyarakat bersinergi, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan Kotawaringin Timur,” tegasnya. (yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
sekolah pembangunan pendidikan sinergi sdm