Gambut Panas Jadi Ancaman, Irawati Ingatkan Petugas Karhutla Utamakan Keselamatan

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 20:07 WIB
KARHUTLA: Wabup Kotim Irawati terlibat dalam penanganan Karhutla, baru-baru ini. FOTO: DOK. DIBUAT MODE AI
KARHUTLA: Wabup Kotim Irawati terlibat dalam penanganan Karhutla, baru-baru ini. FOTO: DOK. DIBUAT MODE AI

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Keselamatan personel menjadi perhatian Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati saat meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Medan yang dipenuhi asap dan sebagian berada di lahan gambut dinilai memiliki risiko tinggi bagi petugas.

Irawati mengatakan, dirinya turun ke lokasi atas penugasan Bupati Kotim untuk melihat kondisi Satgas Karhutla sekaligus memberikan dukungan kepada petugas yang masih berjibaku memadamkan api. Dari peninjauan tersebut, dia melihat langsung beratnya medan yang harus dihadapi.

Baca Juga: Ketua DPRD Palangka Raya Apresiasi Peran Kodam XXII/TB dalam Pembangunan

“Kalau tenaga atau tubuhnya sudah tidak kuat lagi dengan keadaan yang dirasakan, silakan istirahat, jangan dipaksakan,” ujarnya.

Menurutnya, petugas bekerja dengan penuh semangat. Namun, kondisi fisik dan keselamatan tetap harus menjadi perhatian. Ia mengingatkan agar petugas tidak mengabaikan keselamatan diri karena masih memiliki keluarga yang menunggu di rumah.

Irawati mengaku turut merasakan beratnya medan saat ikut melakukan pemadaman. Kakinya sempat terperosok hingga hampir separuh kaki ke dalam gambut yang masih panas.

Baca Juga: Deteksi Stunting, Ibu Hamil dan Para Balita di Gunung Mas Diminta Rutin Datangi Posyandu

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa bahaya tidak hanya berasal dari api dan asap, tetapi juga dari permukaan tanah yang terbakar di bawahnya.

Selain memantau proses pemadaman, Irawati juga memperhatikan kebutuhan petugas selama berada di lapangan. Menurutnya, asupan makanan dan minuman sangat penting untuk menjaga stamina, terlebih petugas bekerja secara bergantian dalam sistem shift.

Ia bahkan berinisiatif membawa minuman manis untuk membantu mengembalikan tenaga petugas yang terkuras.

Baca Juga: Presiden RI Jamin Gelaran FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia Dipastikan Jadi Tuan Rumah

“Tidak mudah bekerja di lapangan menghadapi asap maupun gambut yang terbakar di bawah kaki. Karena itu, bekerja harus tetap memperhatikan keselamatan,” tegasnya. (yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
wabup kotim lahan gambut kemarau irawati karhutla