Empat Tim Riset MAN Kotim Lolos OPSI Nasional, Buktikan Budaya Riset Madrasah Berkembang, Siap Rebut Tiket Final Nasional

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 09:13 WIB
BERPRESTASI: Empat tim riset MAN Kotim Plus Keterampilan bersama guru pembimbing. FOTO: MAN KOTIM/RADAR SAMPIT
BERPRESTASI: Empat tim riset MAN Kotim Plus Keterampilan bersama guru pembimbing. FOTO: MAN KOTIM/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Prestasi membanggakan kembali diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotawaringin Timur (Kotim) Plus Keterampilan. Sebanyak empat tim riset madrasah tersebut berhasil meloloskan proposal penelitian pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026 yang diselenggarakan Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI).

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa peserta didik MAN Kotim Plus Keterampilan tidak hanya unggul di bidang akademik dan keterampilan, tetapi juga mampu mengembangkan budaya riset dan inovasi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Empat tim yang lolos berasal dari berbagai bidang penelitian. Tim pertama beranggotakan M. Rifqi Aprianur dan Salma Azizah, serta tim kedua yang terdiri atas Tyo Vidya Pradana dan Muhammad Fathir Ulil Azmi, lolos pada bidang Matematika, Sains, dan Teknologi. Sementara itu, Muhammad Rasya dan Kirana Aisya Bilbina berhasil meloloskan proposal di bidang Fisika Rekayasa dan Terapan. Ketiga tim tersebut dibimbing oleh Syaiful Bahri.

Baca Juga: Fans Argentina Berdatangan Kerumuni Rumah Scaloni

Adapun tim keempat yang terdiri atas Larisa Dianti dan Gusti Nazwa Azizah lolos pada bidang Ilmu Sosial Humaniora di bawah bimbingan Muhammad Rajul Kahfi. Keberhasilan empat tim dari rumpun sains maupun sosial menunjukkan budaya penelitian di MAN Kotim Plus Keterampilan berkembang secara merata.

Saat ini seluruh tim memasuki tahap pelaksanaan penelitian sesuai proposal yang telah lolos seleksi. Mereka melakukan pengumpulan data, observasi, eksperimen, hingga analisis sebelum hasilnya disusun dalam laporan ilmiah untuk dinilai dewan juri. Tim yang memperoleh nilai terbaik akan melaju ke babak final tingkat nasional.

Kepala MAN Kotawaringin Timur Plus Keterampilan, Djumali, mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan empat proposal lolos seleksi merupakan hasil kerja keras siswa, dedikasi guru pembimbing, serta komitmen madrasah dalam membangun budaya riset.

Baca Juga: Sepatu Hasil Cetak 3D Tandai Era Baru Dunia Sepak Bola

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas keberhasilan empat tim riset yang lolos seleksi proposal OPSI 2026. Kami berharap seluruh tim dapat menyelesaikan penelitian dengan sebaik-baiknya sehingga mampu melaju ke babak final dan kembali mengharumkan nama MAN Kotawaringin Timur Plus Keterampilan, Kabupaten Kotawaringin Timur, serta Provinsi Kalimantan Tengah di tingkat nasional," ujarnya.

Pihak madrasah pun memberikan dukungan penuh kepada keempat tim agar mampu menyelesaikan penelitian dengan hasil terbaik dan mengukir prestasi pada ajang OPSI 2026. (soc/yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
sekolah pendidikan MAN sampit kotim