SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Kapten Mulyono tidak hanya bertujuan meningkatkan penerangan pada malam hari, tetapi juga mengutamakan keselamatan pengguna jalan.
Untuk itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kotawaringin Timur (Kotim) bersama Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) melakukan koordinasi teknis sebelum pekerjaan dimulai.
Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim, Mentana Dhinar Tistama mengatakan pembahasan melibatkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), tim teknis PJU Dishub, Bidang Bina Marga, serta Satuan Lalu Lintas Polres Kotim.
Baca Juga: Keselamatan Pengguna Jadi Prioritas, Pemkab Kotim Percepat Penanganan Jembatan Patah
Koordinasi dilakukan untuk menyamakan perencanaan sekaligus memastikan seluruh pekerjaan memenuhi standar keselamatan.
Menurut Mentana, salah satu fokus pembahasan adalah penentuan titik pemasangan tiang PJU di kawasan Daerah Milik Jalan (Damija). Penempatannya harus diperhitungkan secara cermat agar tidak terlalu dekat dengan badan maupun bahu jalan sehingga tidak membahayakan pengguna jalan.
"Penempatan tiang harus benar-benar diperhitungkan. Jangan sampai terlalu dekat dengan badan atau bahu jalan karena dapat memicu kecelakaan," ujarnya.
Baca Juga: Pelayanan Publik dan Derajat Kesehatan Masyarakat Gumas Perlu Ditingkatkan
Ia menambahkan, masukan dari Satlantas Polres Kotim menjadi bagian penting dalam penyusunan teknis agar pembangunan PJU tidak hanya memberikan pencahayaan yang optimal, tetapi juga mendukung keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.
Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, pemerintah daerah berharap pembangunan PJU di Jalan Kapten Mulyono dapat meningkatkan kenyamanan berkendara, menekan potensi kecelakaan pada malam hari, serta mendukung terwujudnya infrastruktur jalan yang lebih aman dan tertata. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor