SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – NSS Group kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi sosial melalui penyelanggaraan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Bhakti Sosial Sunatan Massal”.
Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 22-27 Juni 2026 diikuti 322 anak. Mereka berasal desa di sekitar kebun di tiga perusahaan yaitu PT. Nusantara Sawit Persada (NSP), PT. Borneo Sawit Perdana (BSP) dan PT. Prasetya Mitra Muda.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusaaan terhadap lingkungan sekitar, sekaligus menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara perusahaan, masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya.
Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung dalam bidang kesehatan, khususnya bagi anak-anak, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antara NSS Group dan masyarakat.
Antusiasme peserta serta dukungan dari berbagai pihak menunjukkan besarnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang terjalin dalam kegiatan ini.
Kegiatan diawali untuk anak di sekitar kebun PT. NSP yang mencakup Kecamatan Kotabesi, Kelurahan Baamang Hulu dan Kecamatan Parenggean. Kegiatan berlangsung dari tanggal 22 sampai 25 Juni 2026.
Selanjutnya di sekitar kebun PT. BSP khitan dilaksanakan di Kecamatan Cempaga pada tanggal 25 Juni 2026. Dan terakhir dilaksanakan di sekitar kebun PT. Prasetya Mitra
Muda yang meliputi warga Kecamatan Rungan dan Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas.
Koordinator Sustainability NSS Group Yayan Cahyanto menjelaskan kegiatan ini menggandeng tenaga medis di puskesmas di masing-masing wilayah penyelenggara.
Ia berharap kegiatan sosial ini dapat memberikan manfaat kesehatan bagi anak-anak sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan akses layanan khitan yang baik.
NSS Group berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.
Melalui program ini, NSS Group juga ingin menegaskan perannya tidak hanya sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, tetapi juga sebagai mitra sosial yang aktif berkontribusi bagi komunitas lokal.
Khitan sering menjadi momen yang menegangkan bagi anak-anak. Namun suasana yang tercipta selama kegiatan berlangsung justru penuh keceriaan dan kehangatan.
Berkat persiapan panitia yang matang serta pendekatan ramah dari tenaga kesehatan, para peserta tampak lebih tenang dan nyaman menjalani proses khitan.
Seluruh rangkain acara berjalan lancar, tertib dan penung semangat. Sebanyak 322 anak yang mengikuti kegiatan ini pun dapat menjalani proses khitan dengan baik dan pulang membawa pengalaman berkesan bersama keluarga.
Yayan menambahkan melalui Khitan Massal ini, NSS Group melalui anak perusahaannya dapat terus menghadirkan program-program Corporate Social Responsibility (CSR) yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami akan terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui kesehatan, tetapi juga melalui berbabagi program sosial dan edukasi yang berdampak langsung,” ucap Yayan.
Sekadar diketahui jumlah peserta khitan massal NSS Group sebanyak 322 anak. Kegiatan dilaksanakan di enam kecamaatan dari dua kabupaten, yakni Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Gunung Mas.
Untuk Kabupaten Kotawaringin Timur dilaksanakan di empat kecamatan bagi anak di sekitar kebun PT. NSP dan PT. BSP. Keempat kecamatan itu adalah Kecamatan Kotabesi dipusatkan di aula Kecamatan Kotabesi. Kecamatan Baamang dipusatkan di aula Kelurahan Baamang Hulu.
Kecamatan Parenggean dipusatkan di aula Kecamatan Parenggean dan Kecamatan Cempaga dipusatkan di aula Kecamatan Cempaga.
Sementara di Kabupaten Gunung Mas dilaksanakan di Kecamatan Rungan dan Kecamatan Manuhing yang berada di sekitar kebun PT. Prasetya Mitra Muda.
Untuk kecamatan Kotabesi diikuti 40 anak. Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang jumlah peserta sebanyak 79 anak. Sedangkan Kecamatan Parenggean peserta khitan massal diikuti 73 anak.
Dan terakhir di Kecamatan Cempaga diikuti 55 anak. Di Kecamatan Rungan jumlah peserta khitan massal sebanyak 54 anak dan di Kecamatan Manuhing diikuti 21 anak.(ton/soc)
Editor : Slamet Harmoko