Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Anggot DPRD Kotim Prihatin dengan Maraknya Peredaran Narkoba di Pelosok. Bisa Merusak Masa Depan Generasi Produktif

Rado. • Minggu, 5 Juli 2026 | 22:30 WIB
Muhammad Abadi
Muhammad Abadi

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sekaligus Sekretaris DPC PKB Kotim, Muhammad Abadi, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap semakin masifnya peredaran narkoba yang kini tidak hanya beredar di perkotaan, tetapi telah merambah hingga ke pelosok desa. Kondisi tersebut dinilai semakin mengkhawatirkan karena para generasi di wilayah utara Kotim mulai menjadi sasaran para pengedar.

Menurut Abadi, fenomena itu merupakan ancaman serius terhadap masa depan daerah. Jika tidak segera ditangani secara menyeluruh, Kotim berpotensi kehilangan generasi produktif yang seharusnya menjadi motor pembangunan di masa mendatang.

"Ini bukan lagi sekadar persoalan hukum, tetapi ancaman terhadap masa depan daerah. Informasi yang kami terima menunjukkan pelajar di wilayah utara sudah mulai menjadi sasaran pengedar. Kalau dibiarkan, Kotim akan kehilangan generasi sekaligus kehilangan momentum pembangunan karena sumber daya manusianya dirusak sejak usia sekolah," tegasnya.

Ia menilai, para bandar narkoba sengaja memperluas jaringan hingga ke desa-desa untuk menciptakan pasar baru. Karena itu, pemberantasan tidak boleh berhenti pada penangkapan pengguna atau kurir, melainkan harus menyasar bandar dan jaringan besar yang memasok narkoba ke wilayah pedalaman.

Abadi juga meminta pemerintah daerah, aparat penegak hukum, sekolah, pemerintah desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat memperkuat pengawasan serta edukasi kepada generasi muda. Menurutnya, pencegahan harus dilakukan secara masif agar anak-anak dan remaja tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

"Kita sedang membangun jalan, jembatan, sekolah, dan berbagai fasilitas untuk masa depan Kotim. Namun semua itu akan sia-sia apabila generasi penerusnya justru dihancurkan narkoba. Jangan beri ruang sedikit pun bagi para bandar. Mereka bukan hanya menjual barang haram, tetapi sedang merampas masa depan daerah ini. Perang melawan narkoba harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat," pungkasnya.(ang/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#keprihatinan #DPRD Kotim #Perkotaan #peredaran narkoba #pelosok