SAMPIT,radarsampit.jawapos.com-Para jemaah memadati Masjid Jami Assalam Sampit, Sabtu (4/7) malam, untuk mengikuti Tabligh Akbar dan Lelang Amal dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Sekaligus ajang mempererat ukhuwah Islamiyah, yang diisi penggalangan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan sarana ibadah dan pendidikan.
Acara tersebut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Forkopimda, para ulama, habaib, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai wilayah.
Ketua Panitia Tabligh Akbar dan Lelang Amal Yansyah mengatakan, kegiatan ini telah berlangsung sejak 2 Juli. Selain tabligh akbar, panitia juga mengadakan berbagai perlombaan Islami untuk melibatkan anak- anak dan remaja.
"Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat besar. Melalui lelang amal ini kami mengajak seluruh umat untuk brelomba-lomba dalam kebaikan. Dana yang terkumpul akna digunakan untuk mendukung pembangunan Masjid Jami Assalam," kataya.
Rangkaian tabligh akbar dipandu Ustaz Hasanuddin Al Banjari atau yang dikenal sebagai UAS Banjar, sedangkan tausiyah disampaikan Guru Assulungi. Dalam ceramahnya, ia mengajak umat Islam untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW , menjaga persatuan bangsa, berbakti keapada orang tua, serta mempererat kepedulian terhadap sesama.
Baca Juga: Ribuan Warga Hadiri Tabligh Akbar Apdesi di Kotawaringin Lama
Guru Assulungi menegaskan, semangat saling membantu merupakan modal penting dalam membangun masyarakat yang kuat. Dirinya juga mengapresiasi panitia dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
"Semoga semangat kebaikan yang dimulai dari sini dapat terus menyebar demi memperkuat persatuan dan kesatuan kita. Kegiatan seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana nilai kebresamaan dan kepedulian sosial terus ditumbuhkan di tebngah masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, lelang amal bukan sekadar kegiatan penggalangan dana, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dalam mendukung pembangunan sarana ibadah. "Ini merupakan bentuk kepedulian dan semangat berbagi," tambahnya.
Sebelum puncak tabligh akbar, panitia juga menggelar lomba azan tingkat anak-anak yang diikuti 23 peserta, lomba azan remaja dengan enam peserta, serta lomba habsyi yang diikuti tujuh grup. Seluruh rangkaian ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah kepada para peserta terbaik. (yn/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama