SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, mengajak generasi muda untuk menjadi pribadi yang lebih kreatif dan inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan global. Menurutnya, kemampuan beradaptasi dan memanfaatkan teknologi menjadi kunci agar generasi muda mampu menciptakan peluang baru bagi pembangunan daerah.
Halikinnor mengatakan, perkembangan teknologi, dinamika perekonomian dunia, hingga perubahan iklim menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari.
Karena itu, generasi muda dituntut memiliki kemampuan berinovasi agar mampu bersaing di tengah perubahan yang berlangsung begitu cepat.
“Saya mengajak seluruh generasi muda untuk terus berkarya, menjaga persatuan, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang dapat membuka peluang dan harapan baru bagi daerah kita,” ujarnya, belum lama ini.
Menurutnya, tantangan global tidak hanya berdampak pada tingkat nasional, tetapi juga dirasakan hingga ke daerah, termasuk Kabupaten Kotawaringin Timur.
Berbagai persoalan seperti kenaikan harga kebutuhan pokok, persaingan ekonomi, perkembangan digital, hingga perubahan iklim harus dihadapi secara bijaksana.
Di sisi lain, Halikinnor menegaskan pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan pembangunan berjalan secara efisien, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi pelayanan kepada rakyat, tetapi bagaimana setiap program dan kegiatan benar-benar memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Ia menilai tantangan yang semakin kompleks membutuhkan pemerintahan yang responsif dan birokrasi yang mampu memberikan pelayanan publik secara cepat, efektif, dan adaptif terhadap perubahan.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu memanfaatkan peluang yang muncul seiring perkembangan teknologi dan ekonomi kreatif.
Menurut Halikinnor, generasi muda memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Dengan kreativitas, inovasi, dan semangat berkarya, mereka diyakini mampu menciptakan lapangan usaha baru sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
“Diperlukan pemerintahan yang responsif, birokrasi yang melayani, dan masyarakat yang siap beradaptasi dengan perubahan,” tutup Halikinnor. (ktr-2)
Editor : Slamet Harmoko