Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Flu Singapura Mengintai Kotim, 66 Kasus Terdeteksi dalam 24 Pekan, Baamang Jadi Titik Terbanyak!

Yuni Pratiwi Iskandar • Senin, 29 Juni 2026 | 21:40 WIB
Foto: Kepala Bidang P2P Dinkes Kotim Nugroho Kuncoro Yudho
Foto: Kepala Bidang P2P Dinkes Kotim Nugroho Kuncoro Yudho

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau para orang tua meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya kasus suspek Flu Singapura atau Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD) dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, mengatakan hingga pekan ke-24 tahun 2026 tercatat 66 kasus suspek HFMD. Pada pekan ke-24 saja ditemukan 18 kasus, meningkat dibanding pekan sebelumnya.

Baca Juga: Legislatif Kotim Minta SPBU Prioritaskan BBM Subsidi untuk Sektor Pertanian

HFMD merupakan penyakit akibat infeksi virus yang umumnya menyerang anak usia di bawah 10 tahun. Penularannya sangat cepat melalui air liur, percikan batuk atau bersin, cairan lepuhan, tangan maupun benda yang terkontaminasi.

Kecamatan Baamang menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 28 kasus. Untuk mencegah penyebaran, masyarakat diminta membiasakan cuci tangan dengan sabun, tidak berbagi alat makan, minum maupun mainan, serta mengisolasi anak yang mengalami gejala hingga benar-benar sembuh.

Baca Juga: DPRD Kotawaringin Barat Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Menyandau  

"Apabila anak mengalami gejala HFMD, sebaiknya beristirahat di rumah dan tidak mengikuti aktivitas di sekolah maupun tempat bermain hingga kondisinya membaik," ujar Nugroho.

Dinkes Kotim menegaskan pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk menekan penyebaran HFMD dan akan terus memperkuat edukasi kepada masyarakat. (yn/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#flu singapura #HFMD #penyakit #kesehatan #kotim