SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit menjadi rumah sakit kedua di Kalimantan Tengah yang memiliki layanan Catheterization Laboratory (Cathlab) untuk penanganan penyakit jantung.
Kehadiran layanan tersebut diharapkan mempermudah masyarakat memperoleh tindakan medis tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Peresmian ditandai dengan pelaksanaan tindakan perdana pasien jantung sekaligus penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Jejaring Pengampuan Cathlab di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), belum lama ini.
Bupati Kotim, Halikinnor, mengatakan kehadiran Cathlab merupakan kemajuan besar bagi pelayanan kesehatan di daerah, mengingat jumlah penderita penyakit jantung di Kotim cukup tinggi.
“Alhamdulillah, untuk pertama kalinya RSUD dr Murjani Sampit bisa melakukan tindakan terhadap penderita penyakit jantung. Menurut data dari rumah sakit menunjukkan ada lebih dari 8.000 penderita penyakit jantung di Kotim dan sekitar 88 persen di antaranya memerlukan tindakan seperti pemasangan ring maupun operasi lainnya,” kata Halikinnor.
Menurutnya, sebelum layanan Cathlab hadir di Sampit, tindakan penyakit jantung di Kalimantan Tengah hanya dapat dilakukan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya. Kini, masyarakat Kotim maupun kabupaten lain memiliki alternatif layanan yang lebih dekat.
“Yang bisa melakukan tindakan Cathlab sebelumnya hanya di RSUD Doris Sylvanus. Sekarang bertambah di RSUD dr Murjani, sementara masih ada 12 kabupaten yang belum memiliki layanan ini. Karena itu dilakukan kerja sama agar apabila ada pasien dari kabupaten lain juga bisa ditangani di Sampit,” tambahnya.
Meski demikian, ia menegaskan pelayanan tetap memprioritaskan masyarakat Kotim. Berdasarkan data yang dimiliki pemerintah daerah, setiap hari diperkirakan terdapat 13 hingga 15 pasien yang membutuhkan tindakan medis akibat penyakit jantung.
“Yang lebih utama tentu masyarakat kita sendiri karena jumlah penderitanya cukup banyak. Kalau melihat data, setiap hari seharusnya ada sekitar 13 sampai 15 pasien yang memerlukan tindakan, baik pemasangan ring maupun tindakan lainnya. Karena itu, layanan ini memang sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Halikinnor menilai kehadiran Cathlab akan mengurangi beban masyarakat yang selama ini harus menjalani pengobatan ke Palangka Raya, Banjarmasin, bahkan Pulau Jawa.
Selain memangkas waktu tempuh, layanan tersebut juga diharapkan menekan biaya yang harus dikeluarkan pasien dan keluarganya.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Kotim, saya menyampaikan apresiasi kepada RSUD dr Murjani, RSUD Doris Sylvanus, dan RSJPD Harapan Kita yang telah membimbing serta mendukung layanan ini. Kini masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke Palangka Raya, Banjarmasin ataupun Pulau Jawa karena pelayanan penyakit jantung sudah bisa dilakukan di Sampit,” tuturnya.
Melalui kerja sama jejaring pengampuan tersebut, RSUD dr Murjani diharapkan tidak hanya melayani masyarakat Kotim, tetapi juga menjadi rumah sakit rujukan penanganan penyakit jantung bagi kabupaten lain di wilayah timur Kalimantan Tengah. (ktr-2)
Editor : Slamet Harmoko