Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BPS Harapkan Bupati Kotim Jadi Panutan Warga

Yuni Pratiwi Iskandar • Kamis, 25 Juni 2026 | 10:17 WIB
Bupati Kotim Halikinnor didampingi istri usai pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan oleh petugas BPS Kotim, Selasa (23/6). (YUNI/RADAR SAMPIT) 
Bupati Kotim Halikinnor didampingi istri usai pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan oleh petugas BPS Kotim, Selasa (23/6). (YUNI/RADAR SAMPIT) 

 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai melaksanakan pendataan Sensus Ekonomi 2026 sejak 15 Juni 2026. Dalam pelaksanaannya, Bupati Kotim Halikinnor menjadi salah satu responden yang didata langsung di kediamannya setelah sempat tertunda karena tugas dinas luar kota.

Kepala BPS Kotim, Eddy Surahman, mengatakan pendataan terhadap kepala daerah dilakukan di awal periode sensus sebagai bentuk keteladanan kepada masyarakat. Ia menyebut kehadiran Bupati sebagai responden diharapkan dapat meningkatkan partisipasi warga dalam sensus.

“Seharusnya dilakukan di hari pertama, namun beliau saat itu sedang ada agenda bersama Pemkot Bandung. Pendataan tetap berjalan di awal periode dan beliau bersedia di waktu yang tersedia,” kata Eddy.

Menurut Eddy, BPS Kotim menghadapi tantangan berupa masih adanya penolakan sebagian warga, terutama di wilayah perkotaan. Karena itu, keterlibatan kepala daerah dinilai penting untuk mendorong kepercayaan publik terhadap pelaksanaan sensus.

“Kami membutuhkan dukungan kepala daerah agar masyarakat lebih terbuka menerima petugas sensus. Jika pimpinan daerah bersedia didata, diharapkan warga juga mengikuti,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kotim Halikinnor mengimbau masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar dan sesuai kondisi. Ia menegaskan, data sensus menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Jangan ragu menerima petugas sensus. Berikan informasi yang sesuai kondisi sebenarnya karena sangat penting untuk perencanaan pembangunan daerah maupun nasional,” kata Halikinnor.

Ia juga mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari skala mikro hingga besar, untuk berpartisipasi aktif dalam sensus tersebut. Menurutnya, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar menghasilkan data yang akurat dan dapat dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (yn/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#sensus ekonomi #bps #kotawaringin timur