Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

DPRD Kotim: Jangan Ada Anak Kurang Mampu Putus Sekolah!

Rado. • Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14 WIB
dadang siswanto
dadang siswanto

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027 menjadi momentum untuk memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh hak pendidikan yang sama.

Pemerintah daerah diminta memberikan perhatian khusus kepada keluarga kurang mampu agar tidak ada anak yang gagal melanjutkan pendidikan karena kendala ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Dadang Siswanto. Menurutnya, persoalan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan daya tampung sekolah, tetapi juga kemampuan ekonomi masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan anak.

Baca Juga: Bazar UMKM Kotim Jadi Ajang Perluas Pasar Produk Lokal

“Jangan sampai ada anak yang tidak melanjutkan sekolah hanya karena faktor ekonomi. Pendidikan merupakan hak setiap anak dan harus bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat,” ujarnya.

Dadang mengatakan, meskipun pemerintah telah menyiapkan berbagai program bantuan pendidikan, masih ada keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan sekolah, seperti seragam, perlengkapan belajar, hingga biaya penunjang lainnya.

Karena itu, ia mendorong Dinas Pendidikan bersama pihak sekolah, pemerintah desa, dan kelurahan untuk aktif melakukan pendataan terhadap anak-anak yang berpotensi putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi. Langkah tersebut dinilai penting agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Baca Juga: Parkir di Surabaya Makin Modern, Jukir Kini Dilengkapi QRIS dan Identitas

“Kita ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal. Jika ditemukan keluarga yang mengalami kesulitan, pemerintah harus segera hadir memberikan solusi,” katanya.

Menurut Dadang, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di daerah. Oleh sebab itu, seluruh pihak perlu mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) agar berjalan adil dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak di Kotim.

“Jangan sampai masa depan anak-anak kita terhambat karena persoalan biaya. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan mereka tetap bisa bersekolah,” tegasnya. (ang/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#anak miskin #sekolah #wakil rakyat #pendidikan #legislatif