Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kotim Perkuat Pembangunan Responsif Gender Demi Pemerataan Kesejahteraan

Yuni Pratiwi Iskandar • Selasa, 9 Juni 2026 | 20:39 WIB
FOTO BERSAMA: Staf Ahli Bupati Kotim, Muslih (tiga dari kanan) berfoto bersama disela-sela kegiatan pelatihan SDM Teknis Pelaksanaan PUG berupa advokasi kebijakan dan pendampingan pelaksanaan PUG serta PPRG Tahun 2026, Selasa (9/6/2026). FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT
FOTO BERSAMA: Staf Ahli Bupati Kotim, Muslih (tiga dari kanan) berfoto bersama disela-sela kegiatan pelatihan SDM Teknis Pelaksanaan PUG berupa advokasi kebijakan dan pendampingan pelaksanaan PUG serta PPRG Tahun 2026, Selasa (9/6/2026). FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur terus memperkuat penerapan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan daerah.

Upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) Teknis Pelaksanaan PUG berupa advokasi kebijakan dan pendampingan pelaksanaan PUG serta Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Tahun 2026, Selasa (9/6/2026).

Staf Ahli Bupati Kotim, Muslih yang mewakili Bupati membuka kegiatan tersebut mengatakan pelatihan ini menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan memberikan manfaat yang adil bagi laki-laki maupun perempuan.

Baca Juga: Kotim Sukses Besar! Program Akseptor KB Lampaui Target, Ini Faktor Pendukungnya.

“Pengarusutamaan gender merupakan strategi untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender melalui kebijakan dan program yang memperhatikan kebutuhan serta permasalahan perempuan dan laki-laki dalam seluruh proses pembangunan,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan PUG harus tercermin dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah. Namun, perencanaan dan penganggaran responsif gender bukanlah tujuan akhir, melainkan instrumen untuk memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas PPPAPPKB Kotim, Achmad Yusi, menjelaskan bahwa PUG merupakan strategi pembangunan yang mengintegrasikan perspektif gender dalam perencanaan, pelaksanaan, penganggaran, pemantauan, hingga evaluasi program pembangunan daerah.

Baca Juga: Antisipasi Gangguan Penerbangan: Runway Bandara Terancam Genangan, Bupati Kotim Ambil Tindakan

Ia menambahkan, pelaksanaan PUG di Kotim didukung berbagai regulasi, mulai dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 hingga Peraturan Bupati Kotim Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender.

Dalam pelatihan tersebut, peserta juga dibekali pemahaman mengenai Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Action Budget (GAB). GAP digunakan untuk mengidentifikasi kesenjangan gender dalam program atau kebijakan, sedangkan GAB memastikan anggaran yang disusun mampu memberikan manfaat yang setara bagi laki-laki dan perempuan.

Baca Juga: Bazar Swalayan di Sampit akan Diramaikan Puluhan UMKM, Dorong Kebangkitan Produk Lokal

Yusi mengungkapkan, hasil evaluasi penyelenggaraan PUG di Kotim menunjukkan capaian positif. Pada evaluasi tahun 2025 untuk penilaian tahun 2024, Kotim memperoleh hasil evaluasi mandiri dengan kategori baik sebagai bentuk komitmen daerah terhadap kesetaraan gender.

“Kami berharap pelatihan dan advokasi ini dapat menambah wawasan peserta sekaligus memperkuat implementasi kebijakan yang responsif gender di seluruh perangkat daerah, sehingga pembangunan yang inklusif dan berkeadilan dapat terus diwujudkan di Kotim,” pungkasnya. (yn/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#PUG #PPRG #Responsif Gender #kotim #sdm