SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang dijadwalkan dibuka pada 10 Juni mendatang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskop UKM Perindag Kotim, Muslih, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan bersama pengelola Swalayan UMKM, termasuk pengecekan lokasi dan fasilitas pendukung guna memastikan kegiatan berjalan lancar.
Menurutnya, keberadaan Swalayan UMKM tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga menjadi indikator tumbuh dan berkembangnya pelaku usaha lokal di Kotim.
Baca Juga: DPRD Kotim: Pengawasan MinyaKita Harus Diperketat Agar Tak Langka!
Karena itu, bazar ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di pusat pemasaran produk UMKM tersebut.
“Ini menjadi tantangan bagi kami sebagai leading sector pembinaan Swalayan UMKM, bagaimana tempat ini benar-benar menunjukkan bahwa UMKM di Kotim hidup dan berkembang. Nanti kita lihat bagaimana perkembangannya setelah bazar berjalan,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Muslih menjelaskan, sekitar 20 hingga 25 pelaku UMKM dipastikan ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Berbagai produk unggulan lokal akan dipamerkan, mulai dari makanan dan minuman olahan, produk kerajinan, hingga kebutuhan rumah tangga.
Baca Juga: BKSDA Ambil Alih Penyelidikan Temuan Kerangka Orangutan Di Kolong Jembatan Bumi Raya Baamang
Selain menjadi sarana promosi, bazar juga akan diramaikan sejumlah kegiatan pendukung yang diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung. Tingginya jumlah pengunjung dinilai penting untuk meningkatkan transaksi dan pendapatan pelaku UMKM selama kegiatan berlangsung.
Meski demikian, secara teknis pelaksanaan bazar sepenuhnya dikelola oleh pengelola dan pelaku UMKM. Sementara itu, Diskop UKM Perindag berperan sebagai fasilitator yang memberikan dukungan agar kegiatan dapat berjalan optimal.
“Kami dari dinas hanya mendorong dan mendukung supaya Swalayan UMKM ini benar-benar bisa berjalan dan berkembang. Harapannya masyarakat juga ikut mendukung dengan datang dan berbelanja produk lokal,” katanya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor