SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong penambahan fasilitas distribusi bahan bakar minyak (BBM) guna mendukung aktivitas pertanian, khususnya di wilayah selatan Kotim.
Kepala DPKP Kotim, Yephi Hartady Periyanto mengatakan ketersediaan BBM menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran aktivitas pertanian. Kenaikan harga maupun kendala distribusi berpotensi meningkatkan biaya produksi yang harus ditanggung petani.
Baca Juga: Mengamuk di Bengkel, Seorang Mantan Sopir Diamankan
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan akses energi bagi petani tetap terjaga. Salah satu solusi yang dapat dipertimbangkan adalah penambahan fasilitas distribusi BBM yang mampu melayani kebutuhan sektor pertanian secara lebih optimal.
Yephi menjelaskan, kawasan pertanian di wilayah selatan seperti Teluk Sampit, Samuda, hingga Lampuyang memiliki peran penting dalam mendukung produksi pangan daerah. Tingginya aktivitas pertanian di kawasan tersebut membuat kebutuhan BBM untuk operasional alat mesin pertanian, transportasi hasil panen, hingga kegiatan budidaya menjadi sangat vital.
Baca Juga: Penyetaraan Harga TBS Tergantung Kualitas, Kandungan Minyak serta Kondisi Kebun
“Ketika kebutuhan BBM petani terpenuhi, aktivitas pertanian bisa berjalan lancar. Pada akhirnya hal itu juga akan berdampak positif terhadap produksi dan stabilitas pasokan pangan daerah,” ujarnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor