Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kotim Tambah 72 Relawan Damkar, Perkuat Respons Cepat Penanganan Kebakaran

M. Akbar • Selasa, 2 Juni 2026 | 15:02 WIB
Bupati Kabupaten Kotim, Halikinnor, secara simbolik meresmikan pembentukan Redkar di Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan Mentaya Hilir Selatan.  (Akbar/Radar Sampit)
Bupati Kabupaten Kotim, Halikinnor, secara simbolik meresmikan pembentukan Redkar di Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan Mentaya Hilir Selatan. (Akbar/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus memperkuat kesiapsiagaan dalam penanggulangan kebakaran melalui pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) di Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan Mentaya Hilir Selatan.

Peresmian relawan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Kotim Halikinnor usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman Kantor Bupati Kotim, Senin (1/6).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Akhmad Taufik, mengatakan keberadaan Redkar menjadi bagian penting dalam memperkuat layanan penanggulangan kebakaran, khususnya di wilayah yang berjarak cukup jauh dari pos pemadam kebakaran.

“Penambahan Redkar ini sangat penting untuk mendukung respons cepat awal saat terjadi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya,” ujarnya.

Taufik menjelaskan, jumlah relawan yang dibentuk di Kecamatan Mentaya Hilir Utara sebanyak 32 orang, sedangkan di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan atau Samuda sebanyak 40 orang. Dengan demikian, total terdapat 72 relawan yang siap membantu penanganan kebakaran di wilayah tersebut.

Menurutnya, para relawan nantinya akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari Disdamkarmat agar mampu menjalankan tugas dengan baik serta memahami prosedur penanganan kebakaran dan penyelamatan.

“Kami sebagai dinas terkait akan membina dan mendampingi para relawan agar dapat bekerja dengan baik membantu masyarakat, membantu pemerintah dalam pemadaman kebakaran, serta melakukan upaya penyelamatan di lingkungan sekitarnya,” katanya.

Ia menambahkan, tujuan utama pembentukan Redkar adalah memberikan penanganan awal ketika terjadi kebakaran sebelum armada dan petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

“Relawan ini diharapkan dapat membantu memadamkan api dan melakukan penyelamatan sebelum petugas damkar tiba, sehingga kebakaran bisa lebih cepat ditangani dan risiko kerugian dapat diminimalkan,” jelasnya.

Selain membantu penanganan kebakaran, keberadaan relawan juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kebakaran di lingkungan masing-masing.

Dengan bertambahnya 72 relawan damkar di dua kecamatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotim berharap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran semakin meningkat serta penanganan kondisi darurat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. (Ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
#Redkar Kotim #Relawan Pemadam Kebakaran #sampit #kotim