SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mematangkan langkah percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 55 melalui koordinasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan pihak kontraktor pelaksana proyek.
Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan yang dipimpin Wakil Bupati Kotim, Irawati, Sabtu (30/5), dengan melibatkan perwakilan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum serta pihak pelaksana pembangunan.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari progres pembangunan, kebutuhan dukungan pemerintah daerah, hingga langkah-langkah koordinasi yang diperlukan agar proyek berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Irawati menyampaikan bahwa seluruh masukan dan perkembangan yang diperoleh dalam audiensi tersebut akan disampaikan kepada Bupati Kotim sebagai bahan koordinasi dan tindak lanjut bersama.
“Seluruh masukan, perkembangan, dan hal-hal yang disampaikan dalam audiensi ini akan disampaikan kepada Bapak Bupati Kabupaten Kotim sebagai bahan koordinasi dan tindak lanjut bersama,” ujarnya.
Menurutnya, Pemkab Kotim berkomitmen mendukung setiap program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
Karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan berbagai kebutuhan pendukung pembangunan dapat difasilitasi dengan baik.
Ia menilai keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya bergantung pada pelaksanaan konstruksi, tetapi juga pada sinergi seluruh pihak yang terlibat, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun pelaksana proyek.
“Semoga sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait dapat terus terjalin dengan baik sehingga pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kotim dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” harapnya.
Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu terobosan penting dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan layanan pendidikan yang lebih mudah dijangkau.
Melalui koordinasi yang terus diperkuat serta dukungan dari berbagai pihak, Pemkab Kotim optimistis pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi dapat diselesaikan sesuai target dan menjadi sarana pendidikan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. (ktr-2)
Editor : Slamet Harmoko