Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga TBS Sawit Kembali Menguat, DPRD Kotim Usul Panggil Seluruh PKS

Rado.
Penulis: Rado.❯

 


Advertisement

Petani kelapa sawit di wilayah selatan Kotim saat panen di tengah banjir. (Dok. Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 
Petani kelapa sawit di wilayah selatan Kotim saat panen di tengah banjir. (Dok. Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 

 

SAMPIT, RADAR SAMPIT – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani swadaya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menunjukkan tren positif.

Advertisement

Berdasarkan pembaruan harga per 3 Juni 2026, mayoritas pabrik kelapa sawit (PKS) telah menaikkan harga pembelian TBS hingga menembus angka Rp3.000 per kilogram.

Anggota DPRD Kotim, Andi Lala, mengapresiasi langkah sejumlah PKS yang mulai menaikkan harga pembelian TBS petani. Menurutnya, kenaikan tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat, khususnya dari Wakil Menteri Pertanian, terkait upaya menjaga kesejahteraan petani sawit.

“Kita mengapresiasi PKS yang sudah mulai mengikuti arahan dari Wakil Menteri Pertanian. Ini terbukti dengan naiknya harga TBS petani swadaya dalam beberapa hari terakhir,” ujar Andi Lala.

Advertisement

Data harga terbaru menunjukkan lima dari tujuh PKS yang merilis harga telah melakukan kenaikan, sementara dua lainnya bertahan pada harga sebelumnya. Tidak ada perusahaan yang menurunkan harga pembelian TBS.

PKS Windu Nabatindo Lestari (WNL) tercatat menawarkan harga tertinggi sebesar Rp3.175 per kilogram. Posisi berikutnya ditempati Agro Bukit dengan harga Rp3.140 per kilogram dan Agro Indomas Rp3.130 per kilogram.

Sementara itu, Mustika Sembuluh (MS) POM 2 menetapkan harga Rp3.120 per kilogram untuk kategori khusus drive thru (DT). Disusul Borneo Indah Sawitindo (BIS) Rp2.960 per kilogram, Musirawas Rp2.870 per kilogram, serta Gading Sawit Kencana Rp2.825 per kilogram untuk kategori DT.

Kenaikan juga terjadi pada harga brondolan. Agro Indomas membeli brondolan dengan harga tertinggi mencapai Rp3.640 per kilogram, sedangkan Agro Bukit sebesar Rp3.580 per kilogram.

Advertisement
Editor : Slamet Harmoko
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

GAPKI Soroti Absennya Harga Acuan CPO Nasional: Pemicu Ketidakpastian Harga Ekspor

GAPKI Soroti Absennya Harga Acuan CPO Nasional: Pemicu Ketidakpastian Harga Ekspor

Ketidakadaan acuan harga yang seragam membuat klaim praktik under invoicing dalam ekspor sawit menjadi sangat subjektif.

Andi Lala: Jangan Benturkan Kebijakan Presiden dengan Petani Sawit

Andi Lala: Jangan Benturkan Kebijakan Presiden dengan Petani Sawit

Andi Lala melontarkan kritik keras terhadap sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang dinilai secara sepihak menurunkan harga TBS

Sawit Naik Cuma Rp100, Harga Pupuk Nonsubsidi Naiknya Mencekik

Sawit Naik Cuma Rp100, Harga Pupuk Nonsubsidi Naiknya Mencekik

Setiap kali harga TBS mengalami kenaikan, harga pupuk non-subsidi di pasaran juga cenderung ikut meningkat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer