Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Super Air Jet Masuk Sampit, Kadin Sebut Jadi Pemicu Kebangkitan Ekonomi Kotim

M. Akbar • Jumat, 22 Mei 2026 | 07:58 WIB
Ketua Kadin Kotim, Susilo, menilai hadirnya maskapai baru di Bandara Haji Asan Sampit dapat mendorong investasi dan memperkuat konektivitas daerah.  (Akbar/Radar Sampit)
Ketua Kadin Kotim, Susilo, menilai hadirnya maskapai baru di Bandara Haji Asan Sampit dapat mendorong investasi dan memperkuat konektivitas daerah. (Akbar/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Masuknya maskapai Super Air Jet (SAJ) ke Bandara Haji Asan Sampit dinilai menjadi angin segar bagi kebangkitan ekonomi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Kehadiran penerbangan baru yang mulai beroperasi pada 12 Juni 2026 itu diyakini akan membuka akses investasi, memperkuat konektivitas, hingga menekan mahalnya harga tiket pesawat yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kotim, Susilo mengatakan pembukaan rute penerbangan Super Air Jet merupakan hasil kerja sama panjang antara Kadin, pemerintah daerah, stakeholder, dan pelaku usaha.

“Alhamdulillah, tanggal 12 Juni nanti akan menjadi penerbangan perdana Super Air Jet ke Sampit. Ini kami harapkan menjadi pertanda baik bagi perkembangan ekonomi Kotim,” ujarnya, Jumat (22/5).

Menurutnya, kehadiran SAJ akan memperluas konektivitas Sampit ke berbagai wilayah di Indonesia melalui jaringan Lion Group dengan transit di Jakarta.

Ia menyebut sedikitnya ada lebih dari 15 kota yang nantinya terhubung dari Sampit, di antaranya Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Palembang, Pangkal Pinang, Tanjung Pandan, Yogyakarta, Solo, hingga sejumlah kota lainnya.

Tidak hanya rute domestik, konektivitas internasional juga disebut akan semakin terbuka melalui jaringan penerbangan menuju Jeddah untuk umrah, Kuala Lumpur, Penang, Singapura, dan Bangkok.

“Ini akan menjadi persaingan yang sehat di dunia penerbangan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” ungkapnya.

Susilo menilai keberadaan maskapai baru di Bandara Haji Asan Sampit akan meningkatkan daya tarik investasi karena akses transportasi udara menjadi salah satu pertimbangan utama bagi investor.

Menurutnya, bandara, pelabuhan, dan terminal merupakan wajah utama suatu daerah yang turut menentukan tingkat kepercayaan dunia usaha terhadap potensi daerah tersebut.

Ia juga menyoroti pentingnya ketepatan waktu penerbangan demi menjaga kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha.

“Bagi dunia usaha, waktu adalah uang. Jadi ketepatan jadwal sangat penting agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” terangnya.

Lebih lanjut, Susilo berharap kehadiran Super Air Jet menjadi awal masuknya maskapai-maskapai lain ke Kotim sehingga persaingan transportasi udara semakin sehat dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

“Harapan kami, ini menjadi simbol keberhasilan ekonomi Kotim. Semakin banyak maskapai masuk, semakin kuat pula pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
#kadin kotim #Super Air Jet #sampit #kotim #kalteng