Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dinkes Kotim Ingatkan Panitia Kurban Agar Tidak Pakai Kresek Daur Ulang Tak Layak

M. Akbar • Senin, 18 Mei 2026 | 10:25 WIB
Lapak hewan kurban di Kota Sampit, Kabupaten Kotim.  (Akbar/Radar Sampit)
Lapak hewan kurban di Kota Sampit, Kabupaten Kotim. (Akbar/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur mengimbau panitia pemotongan hewan kurban agar lebih berhati-hati dalam memilih kemasan pembungkus daging kurban.

Kepala Dinkes Kotim, Umar Kaderi, meminta panitia tidak menggunakan kantong plastik (kresek) berbahan berbahaya, terutama plastik hasil daur ulang yang riwayat penggunaannya tidak diketahui.

“Dikhawatirkan ada kantong dari hasil daur ulang yang sebelumnya digunakan untuk wadah pestisida, limbah rumah sakit, atau mengandung bahan kimia berbahaya dan logam berat yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan,” ujarnya, Senin (18/5).

Menurut Umar, penggunaan plastik yang tidak aman dapat memengaruhi kualitas dan keamanan daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan sebelumnya telah mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan kantong kresek hitam sebagai wadah langsung makanan.

Meski begitu, plastik hitam masih diperbolehkan digunakan sebagai lapisan luar atau kemasan sekunder. Dengan catatan, daging terlebih dahulu dibungkus menggunakan plastik putih atau kemasan yang aman untuk pangan.

“Jangan langsung meletakkan daging di plastik hitam. Kalau tetap ingin memakai plastik hitam, pastikan daging sudah dibungkus plastik putih terlebih dahulu,” jelasnya.

Selain faktor kesehatan, penggunaan plastik hitam berbahan daur ulang juga dinilai kurang ramah lingkungan apabila digunakan terus-menerus.

Karena itu, Dinkes Kotim berharap seluruh panitia kurban dapat lebih memperhatikan aspek higienitas dan keamanan kemasan agar daging kurban tetap aman dikonsumsi masyarakat.

“Dengan memilih kemasan yang aman, kita bisa mencegah risiko penyakit sekaligus menjaga kualitas daging kurban yang diterima masyarakat,” pungkas Umar. (ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
#kresek #daging kurban #dinas kesehatan #Umar Kaderi