Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

DPRD Kotim Ingatkan Pengurus Koperasi Merah Putih Jangan Main-Main Kelola Uang Rakyat

M. Akbar • Minggu, 17 Mei 2026 | 12:14 WIB

 

Ketua DPRD Kotim, Rimbun, saat menghadiri peresmian KDKMP secara virtual oleh Presiden Prabowo Subianto di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sabtu (16/5).  (Akbar/Radarsampit)
Ketua DPRD Kotim, Rimbun, saat menghadiri peresmian KDKMP secara virtual oleh Presiden Prabowo Subianto di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sabtu (16/5). (Akbar/Radarsampit)

 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun, mengingatkan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar bekerja profesional, disiplin, dan transparan dalam mengelola koperasi.

Menurutnya, koperasi harus benar-benar hadir untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan malah memunculkan persoalan baru.

Hal itu disampaikan Rimbun usai mengikuti peresmian operasional 1.061 Koperasi Merah Putih secara virtual oleh Prabowo Subianto, Sabtu (16/5). Salah satu koperasi yang diresmikan berada di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

“Pengurus harus profesional dan disiplin karena ini menyangkut keuangan masyarakat. Jangan sampai nanti muncul masalah yang justru merugikan warga,” ujar Rimbun.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat, pengurus koperasi, hingga TNI yang ikut mendukung pembangunan koperasi tersebut. Menurutnya, koperasi di Desa Eka Bahurui kini tinggal menunggu pengisian barang sebelum mulai beroperasi penuh melayani kebutuhan warga.

“Kami mengapresiasi semua pihak yang ikut mendukung pembangunan koperasi ini, termasuk masyarakat dan TNI,” katanya.

Rimbun menegaskan koperasi tidak boleh dijalankan secara pilih kasih. Pengurus diminta melayani seluruh masyarakat secara adil tanpa membeda-bedakan latar belakang warga.

“Koperasi ini dibentuk untuk kesejahteraan masyarakat. Jadi jangan ada yang dianaktirikan atau dibeda-bedakan,” tegasnya.

Menurut dia, keberadaan Koperasi Merah Putih juga diharapkan mampu membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di desa. Salah satunya LPG tiga kilogram agar tidak dijual terlalu mahal akibat rantai distribusi yang panjang.

“Jangan sampai gas LPG dijual tinggi karena terlalu banyak tangan yang mengambil keuntungan. Kita ingin harga di koperasi tetap wajar,” ucapnya.

Tak hanya itu, koperasi juga diharapkan bisa menjadi penampung hasil pertanian masyarakat sehingga petani tidak lagi terlalu bergantung pada tengkulak.

“Koperasi nantinya bisa membantu menjaga harga pasar dan menampung hasil pertanian warga,” jelasnya.

Terkait persaingan dengan warung maupun ritel modern, Rimbun optimistis koperasi tetap punya peluang berkembang selama dikelola secara baik dan mendapat dukungan bersama.

Ia memastikan DPRD Kotim akan terus melakukan pengawasan dan memberi masukan agar koperasi bisa berkembang tanpa mematikan usaha masyarakat yang sudah lebih dulu berjalan.

“Intinya bagaimana koperasi ini bisa membantu masyarakat lebih sejahtera dan kebutuhan pokok mereka terpenuhi,” pungkasnya. (ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
#KDKMP #Rimbun #kotim #Prabowo Subianto #Koperasi Merah Putih