SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 55 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Wengga, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, telah mencapai progres sekitar 37 persen. Proyek tersebut ditargetkan selesai bertahap hingga September 2026, dengan sebagian fasilitas ditargetkan rampung lebih awal.
Kontraktor pembangunan, Januar, menyampaikan bahwa gedung SRD dan asrama guru ditargetkan selesai pada Juni, sedangkan seluruh bangunan sekolah diproyeksikan rampung pada September. Namun, target tersebut masih dapat menyesuaikan kondisi di lapangan, terutama karena karakteristik tanah gambut di lokasi proyek.
“Belum dapat dipastikan kembali karena mengingat kondisi tanah gambut yang kurang stabil dan membutuhkan pondasi bangunan yang maksimal,” ujarnya.
Sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 5,5 hektare ini akan dilengkapi sejumlah fasilitas, antara lain gedung SRD, SRMP, SRMA, asrama putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, ruang makan, tempat ibadah, guest house, serta lapangan olahraga dan upacara.
Kepala Sekolah SRT 55 Kotim Nikkon Bhastari berharap pembangunan dapat selesai sesuai rencana sehingga sudah dapat digunakan pada tahun ajaran baru, khususnya untuk kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
“Apabila tidak ada halangan dan rintangan, untuk MPLS tahun ajaran baru sudah berada di sekolah permanen,” katanya.
Pada tahun pertama operasional, SRT 55 Kotim akan menerima 270 siswa baru, masing-masing 90 siswa untuk jenjang SRD, SRMP, dan SRMA. Dengan jumlah tersebut, total peserta didik mencapai 370 siswa pada tahun pertama.
Program Sekolah Rakyat Terintegrasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui Kementerian Sosial untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu serta mendukung pemerataan pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
Pada Rabu (6/5), kepala sekolah bersama perwakilan guru, tenaga kependidikan, dan siswa melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan fasilitas pendidikan di sekolah tersebut dan diakhiri dengan foto bersama di area pembangunan asrama guru. (yn/yit)
Editor : Heru Prayitno