SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) menyebutkan kebakaran dua rumah di Perum Setia Griya Mulia, Jalan Kapten Mulyono, Sampit, Rabu (6/5/2026) malam akibat korsleting listrik.
Dalam peristiwa ini, dua unit rumah permanen milik warga bernama Heny dan Tio hangus dilalap si jago merah.
Kebakaran sempat menggegerkan warga sekitar setelah terdengar suara ledakan dari salah satu rumah sebelum api membesar dan membakar bangunan.
Baca Juga: Wanita di Sebabi Tak Berkutik Dibekuk Polisi, Dompet Isi Sabu Jadi Bukti
“Dugaan sementara dari arus pendek listrik,” ujar Kepala Disdamkarmat Kotim, Ahmad Taufiq, Kamis (7/5/2026).
Dua rumah yang terbakar diketahui masing-masing berukuran sekitar 6 x 10 meter. Akibat kejadian itu, kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
“Kerugian estimasinya sekitar Rp300 jutaan,” sebutnya.
Informasi kebakaran pertama kali diterima petugas sekitar pukul 19.59 WIB melalui layanan darurat dan langsung diteruskan kepada personel piket jaga Peleton I Damkarmat Kotim.
Baca Juga: Residivis Brutal Mengamuk! Pasutri Dihajar Tengah Malam di Mess Karyawan
Petugas kemudian bergerak cepat menuju lokasi pada pukul 20.02 WIB dan tiba sekitar 10 menit kemudian. Saat tiba di lokasi, api sudah berkobar besar hingga petugas menetapkan status kebakaran merah.
Petugas berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.46 WIB. Status kebakaran akhirnya dinyatakan hijau pada pukul 21.10 WIB sebelum seluruh personel kembali ke markas.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun sebagian besar bangunan rumah beserta isinya hangus terbakar.
Baca Juga: Penghuni Kontrakan Kena Batunya, Polisi Temukan Barang Ini saat Gerebek Kamar
Dalam penanganan kebakaran itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Timur mengerahkan sejumlah armada, di antaranya mobil tangki pemadam 13 dan 14, unit pemadam 05 dan 06, serta mobil rescue Hilux merah.
Proses pemadaman juga melibatkan BPBD, Satpol PP, PMI, relawan pemadam kebakaran, serta masyarakat peduli api dari sejumlah wilayah di Kecamatan Ketapang. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor