Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Musim Kemarau Mendekat, Kecamatan Ketapang Perkuat Antisipasi Karhutla

M. Akbar • Rabu, 29 April 2026 | 14:35 WIB
Kecamatan Mentawa Baru Ketapang saat menggelar Apel Siaga dan Simulasi Karhutla, beberapa waktu lalu.  (Akbar/Radar Sampit)
Kecamatan Mentawa Baru Ketapang saat menggelar Apel Siaga dan Simulasi Karhutla, beberapa waktu lalu. (Akbar/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Pemerintah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring mendekatnya musim kemarau yang diperkirakan meningkatkan risiko kebakaran, terutama di wilayah berlahan gambut.

Camat Mentawa Baru Ketapang, Irpansyah, mengatakan wilayahnya masuk dalam salah satu dari 10 titik rawan karhutla di Kotim berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Berdasarkan informasi dari BPBD Kabupaten Kotim, ada 10 lokasi yang titik rawannya cukup tinggi. Salah satunya Kecamatan Mentawa Baru Ketapang,” ujarnya, Rabu (29/4).

Menurut Irpansyah, salah satu tantangan utama dalam upaya pencegahan karhutla adalah masih adanya masyarakat yang membuka lahan dengan cara dibakar.

“Memang untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat ini cukup sulit. Karena pada saat mereka melakukan pembakaran lahan atau membuka lahan, kadang ditinggalkan,” tambahnya.

Karena itu, pihak kecamatan terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih sadar terhadap bahaya kebakaran lahan saat musim kemarau.

“Tapi kami berupaya untuk menyadarkan mereka, walaupun dengan kesulitan-kesulitan yang kami miliki,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam beberapa hari terakhir belum ada laporan kebakaran lahan karena hujan masih turun. Namun sebelumnya sempat terjadi kebakaran di Desa Bapanggang Raya.

“Kalau beberapa hari terakhir ini tidak ada karena ada hujan, tapi sebelumnya sempat ada di Desa Bapanggang Raya,” terang Irpansyah.

Irpansyah menyebut sejumlah wilayah yang tergolong rawan karhutla antara lain Desa Bapanggang Raya, Desa Bapeang, Desa Bangkuang Makmur, serta Kelurahan Ketapang, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, dan Kelurahan Pasir Putih.

“Kalau kelurahan hampir semua rawan. Yang agak sedikit aman itu Desa Pelangsian, karena memang hutannya sudah tidak ada lagi,” jelasnya.

Dengan kondisi geografis yang didominasi lahan gambut, pemerintah kecamatan berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat agar potensi karhutla saat musim kemarau dapat dicegah sejak dini.  (ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
#rawan karhutla #sampit #kotim #MB Ketapang