SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Harapan baru bagi petani Desa Kapuk mulai tumbuh. Program CSR Minamas Plantation melalui anak usahanya PT Teguh Sempurna (TSA) menghadirkan kebun plasma yang membuka jalan menuju kesejahteraan.
Salah satu gebrakan terbaru, perusahaan menggelar sosialisasi dan edukasi kebun kemitraan (plasma) di Dusun Tabion, Desa Kapuk, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Selasa 28 April 2026.
Program ini merupakan implementasi Fasilitas Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2021.
Ajak Petani Lain untuk Bergabung
Fokusnya adalah memperluas keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit berbasis kemitraan yang berkelanjutan.
Regional Controller Kalteng-Kalbar Minamas Plantation, Jimi Romansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan program plasma berjalan optimal sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kunjungan ini bukan hanya monitoring, tetapi juga untuk mendengarkan langsung masukan dari para mitra petani. Kami ingin memastikan pengelolaan kebun plasma berjalan baik dan memberikan hasil maksimal,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga tahun 2026, realisasi kebun plasma PT TSA di Dusun Tabion telah mencapai luas 210 hektare. Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat untuk pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.
“Ke depan, kami terus mendorong petani lain yang belum bergabung agar ikut serta dalam program ini, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” tambahnya.
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Kepala Desa Kapuk, Dedi S, menyambut baik langkah perusahaan tersebut. Menurutnya, program plasma memberikan peluang besar bagi warga untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pengelolaan lahan yang lebih produktif.
“Kami sangat mengapresiasi upaya perusahaan. Dengan adanya program ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pendampingan, tetapi juga kepastian dalam pengelolaan kebun,” katanya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Kapuk Hapakat Lancar Sempurna, Tarmiji, menilai sinergi antara perusahaan dan petani menjadi kunci keberhasilan program plasma.
“Koperasi siap menjadi jembatan antara perusahaan dan petani. Kami juga terus mendorong anggota untuk aktif dan mengikuti seluruh proses pengelolaan kebun dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memperkuat kelembagaan koperasi sebagai mitra strategis dalam pengembangan perkebunan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam program kebun kemitraan. Sinergi antara PT TSA dan petani pun diharapkan terus terjaga guna menciptakan pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang produktif dan berkelanjutan. (*)
Editor : Slamet Harmoko