Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Efisiensi Anggaran Harus Selektif, DPRD Kotim Bakal Kawal Ketat APBD-P

Rado. • Jumat, 24 April 2026 | 21:00 WIB
ilustrasi/APBD Perubahan. (net)
ilustrasi/APBD Perubahan. (net)

SAMPIT,radarsampitjawapos.com-Tekanan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai memaksa penyesuaian anggaran di daerah. Kalangan DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pun menegaskan akan mengawal ketat penyusunan APBD Perubahan agar efisiensi tidak mengganggu sektor-sektor vital, terutama penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ketua DPRD Kotim, Rimbun mengatakan, penyusunan ulang anggaran akan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan riil di lapangan, bukan sekadar mengikuti kebijakan efisiensi. Perubahan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kondisi saat ini, salah satunya akibat kenaikan harga BBM.

Menurutnya, DPRD mendorong agar efisiensi anggaran dilakukan secara selektif dan tidak menyentuh sektor-sektor yang bersifat mendasar.

“Kita dorong efisiensi ini untuk sektor yang bisa diefektifkan saja, tanpa mengorbankan sektor riil yang memang kebutuhan urgen dan tidak bisa ditunda,” tegasnya.

Ia menegaskan, sektor penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu yang tidak bisa dikurangi karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kepentingan masyarakat.

Baca Juga: Ketua DPRD Kotim Rimbun Apresiasi Penimbunan Jalan Poros Tualan Hulu

“Untuk sektor-sektor yang tidak bisa ditawar seperti operasional karhutla memang tidak bisa diabaikan,” katanya.

Rimbun mengingatkan, jika dukungan terhadap penanganan karhutla tidak maksimal, maka dampaknya akan meluas dan sulit dikendalikan.“Karena ini kalau tidak maksimal akan berdampak buruk dalam penanganan,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPRD akan memastikan setiap pergeseran anggaran dalam APBD Perubahan memiliki dasar yang jelas dan tetap mengedepankan prioritas pelayanan publik.

Menurutnya, dalam kondisi saat ini diperlukan keseimbangan antara efisiensi dan kebutuhan operasional agar tidak mengganggu kinerja pemerintah daerah di lapangan.

DPRD, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Kotim agar penyusunan anggaran benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan yang paling mendesak, termasuk dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Kotim.(ang/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#Rimbun #anggaran daerah #efisiensi #DPRD kotawaringin timur #apbd perubahan