Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dari Disanksi Jadi Percontohan! Kotim Sukses Atasi Gunungan Sampah, Kementerian Angkat ‘Bendera Putih’

M. Akbar • Rabu, 22 April 2026 | 16:48 WIB

 

Bupati Kabupaten Kotim Halikinnor didampingi Kepala DLH Kotim, Marjuki saat meninjau kondisi Sampah di TPA, Rabu (22/4).  (Akbar/Radar Sampit)
Bupati Kabupaten Kotim Halikinnor didampingi Kepala DLH Kotim, Marjuki saat meninjau kondisi Sampah di TPA, Rabu (22/4). (Akbar/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya berhasil keluar dari jerat sanksi Kementerian Lingkungan Hidup setelah sukses membenahi persoalan tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Bupati Kotim, Halikinnor, mengungkapkan perbaikan pengelolaan sampah dilakukan secara intensif selama kurang lebih tujuh bulan hingga memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, dari sekitar 250 kabupaten/kota yang mendapat sanksi, Kotim menjadi satu-satunya yang sanksinya sudah dicabut,” ujarnya saat meninjau TPA, Rabu (22/4).

Sebelumnya, kondisi TPA sempat memprihatinkan akibat tingginya produksi sampah yang mencapai sekitar 80 ton per hari. Penumpukan yang tidak terkendali membuat pengelolaan tidak optimal hingga berujung sanksi dari kementerian.

Halikinnor menegaskan, penanganan sampah tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena harus mengikuti metode dan prosedur teknis tertentu.

“Penanganan sampah ini tidak seperti tanah biasa. Ada sistem dan metode yang harus dijalankan,” jelasnya.

Kini, kondisi TPA disebut sudah jauh lebih tertata. Tumpukan sampah yang sebelumnya menggunung bahkan terlihat sejak pintu masuk, kini tidak lagi ditemukan.

“Dulu dari depan sudah terlihat menumpuk, sekarang alhamdulillah sudah tertangani,” katanya.

Ia pun mengapresiasi kerja keras Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas PUPR, serta dukungan berbagai pihak termasuk perusahaan yang turut membantu penanganan sampah.

Meski sanksi telah dicabut, Halikinnor mengingatkan agar seluruh pihak tidak lengah. Ia menegaskan pentingnya menjaga konsistensi pengelolaan agar masalah serupa tidak terulang.

“Kita harus terus menjaga ini. Jangan sampai kembali menumpuk dan jadi masalah lagi,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih disiplin dalam membuang sampah, karena peran publik dinilai sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ke depan, Pemkab Kotim berencana mengembangkan sistem pengelolaan limbah yang lebih komprehensif, termasuk limbah medis dan rumah tangga, guna menciptakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Mudah-mudahan ke depan semakin baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
#Sampah di Kotim #sampah #sampit #DLH