SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Keterbatasan fasilitas tidak menjadi penghalang bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit untuk terus meningkatkan pengetahuan.
Melalui kegiatan literasi yang rutin digelar, minat baca para warga binaan pemasyarakatan (WBP) justru terus tumbuh sebagai bagian dari pembinaan kepribadian.
Baca Juga: Ikon Patung Jelawat Sampit Terus Dibenahi
Setiap harinya, warga binaan memanfaatkan koleksi buku yang tersedia untuk membaca dan berdiskusi. Meski jumlah buku masih terbatass, hal itu tidak menyurutkan semangat mereka dalam menggali ilmu dan memperluas wawasan.
Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga menbantu melatih konsentrasi serta membentuk pola pikir yang lebih positif. Bahkan, suasana kebersamaan turut terbangun saat para warga binaan saling bertukar buku dan berdiskusi ringan mengenai isi bacaan.
Baca Juga: Pemkot Palangka Raya Salurkan Beasiswa 17 Mahasiswa
Kepala Lapas Kelas IIB Sampit Muhammad Yani mengapresiasi antusiasme warga binaan dalam mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, literasi menjadi salah satu sarana penting dalam proses pembinaan agar warga binaan dapat memperbaiki diri.
“Walaupun sarana masih terbatas, semangat belajar mereka sangat tinggi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat, termasuk meningkatkan fasilitas literasi,” ujarnya.
Baca Juga: Wali Kota Fairid Naparin Resmikan Aula Dinas Pendidikan Palangka Raya
Ia berharap, melalui kegiatan ini, warga binaan dapat membentuk karakter yang lebih baik sehingga siap kembali ke tengah masyarakat setelah menjalani masa pembinaan. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor