PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Seekor beruang bertubuh besar menabrak sebuah mobil yang melintas di Bundaran Pangkalan Lima, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat (6/11/2026) menjelang senja.
Setelah menabrak mobil tersebut, beruang itu langsung melarikan diri ke hutan kecil di sekitar bundaran. Peristiwa tersebut sempat terekam kamera telepon seluler (ponsel) warga.
Salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi, Rara, mengatakan mobil yang terlibat dalam kejadian itu merupakan milik tetangganya. Dalam rekaman yang beredar, terlihat beruang berlari meninggalkan lokasi, sementara mobil tersebut berhenti.
"Kejadiannya menjelang senja. Itu mobil salah satu tetangga di dekat tempat kami. Dalam rekaman terlihat beruangnya kabur, sementara mobilnya berhenti," ujarnya.
Menurut Rara, kemunculan beruang di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Warga bahkan menyebut ada dua ekor beruang yang kerap terlihat berkeliaran di sekitar permukiman.
Kedua satwa tersebut juga dilaporkan beberapa kali terlihat berkelahi dan naik ke pohon kelapa milik warga untuk mengambil buahnya.
Kejadian itu membuat warga khawatir, terutama karena keberadaan beruang tersebut dikhawatirkan masih berada di sekitar permukiman dan kawasan BTN tempat mereka tinggal.
"Yang kami takutkan beruang itu berkeliaran di BTN tempat kami tinggal," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Pangkalan Bun, Balai KSDA Kalimantan Tengah, Handi Nasoka, mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai kejadian tersebut.
"Belum ada laporan. Besok kami bersama anggota akan ke lokasi," katanya.
Handi mengimbau masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan beruang tersebut agar segera melaporkannya kepada petugas KSDA. Ia juga meminta warga tidak mendekati, mengejar, ataupun berusaha menangkap satwa tersebut secara mandiri.
Terlebih, kondisi beruang setelah diduga menabrak mobil belum diketahui. Masyarakat diminta tetap menjaga jarak aman apabila menemukan satwa tersebut.
"Apabila menemukan keberadaan beruang, masyarakat diminta tetap menjaga jarak aman dan segera melaporkannya kepada petugas melalui layanan penyelamatan satwa liar Balai KSDA Kalimantan Tengah di nomor 0811-5218-500," pungkasnya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno